Di Tengah Gempuran Industri, Bupati Reynaldy Putra Pertahankan Subang sebagai Lumbung Padi

Berita Golkar – Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian melalui dukungan terhadap penetapan Lahan Baku Sawah (LBS) menjadi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, saat menghadiri Rapat Koordinasi di Ruang Rapat Prambanan, Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (29/4/2026), dikutip dari TintaHijau.

Rapat yang membahas target 87 persen LBS menjadi LP2B itu dipimpin oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta dihadiri 14 kepala daerah se-Jawa Barat. Turut mendampingi, Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana.

Kehadiran Kang Rey dalam forum tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Pemkab Subang terhadap kebijakan strategis nasional yang sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan melalui pengendalian alih fungsi lahan.

Penetapan LP2B ditargetkan mencapai 87 persen pada tahun 2029. Kebijakan ini dinilai penting untuk memastikan keberlangsungan produksi pangan, sekaligus menekan laju konversi lahan pertanian ke sektor non-pertanian.

Di Subang sendiri, lahan yang telah ditetapkan sebagai LP2B wajib dilindungi dan tidak diperbolehkan beralih fungsi, baik untuk kepentingan industri maupun perumahan.

Bupati Subang menegaskan, di tengah pesatnya arus industrialisasi, posisi Subang sebagai salah satu lumbung padi nasional harus tetap dipertahankan. Salah satunya dengan memastikan lahan produktif tidak terus menyusut akibat pembangunan.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri unsur Kementerian ATR/BPN, jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta kepala daerah lainnya di wilayah Jawa Barat. Dalam kegiatan itu, Bupati Subang turut didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Subang. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *