Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar Bongkar Dampak Kurban: Desa dan Ekonomi Warga Bisa Tumbuh

Berita Golkar – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar menyebut Program Kurban Berkah Berdayakan Desa yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mampu meningkatkan ekonomi masyarakat setempat melalui pengelolaan kurban yang produktif dan berkelanjutan.

“Program Baznas ini saya lihat bukan hanya ritual semata, ini menjadi instrumen kita bagaimana memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan kapasitas ekonomi. Tentu dengan meningkatnya ekonomi, kesejahteraan juga insya Allah akan meningkat,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Dian optimistis program yang digelar di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (27/5/2026) itu dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuningan.

“Ini saya kira program yang memiliki dampak sosial dan ekonomi. Saya optimistis, melalui pengelolaan kurban yang profesional yang ditunjukan oleh Baznas bisa membuat Kuningan semakin sejahtera,” lanjut dia, dikutip dari Antaranews.

Dian mengapresiasi Baznas karena telah memilih dan menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu wilayah program unggulan dari Baznas yaitu Balai Ternak.

“Mudah-mudahan program Balai Ternak yang digagas Baznas ini dapat membantu mengatasi berbagai persoalan yang masih kami hadapi, termasuk kemiskinan dan pengangguran,” ujar Dian.

Lebih lanjut, Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid menyampaikan sepanjang tahun 2026, Baznas RI menyiapkan 3.359 ekor ternak bakalan jantan komoditas lokal yang dikelola langsung oleh 2.089 peternak binaan di berbagai daerah, dengan total penyaluran dana mencapai Rp39.221.779.338.

“Pada program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 memiliki manfaat ganda, di mana Baznas memastikan distribusi hewan kurban tidak hanya tepat sasaran bagi mustahik memenuhi kebutuhan pangan daging, tetapi juga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi peternak mustahik. Intinya, semua program Baznas bertujuan memberdayakan masyarakat,” ungkap dia.

Sodik menyebut saat ini terdapat kurang lebih 103 balai ternak yang tersebar di 15 provinsi.

Ia mengatakan dengan perkembangan tren yang terus meningkat, maka ke depan jumlah peternak binaan diperkirakan akan meningkat lebih dari 2.089 mustahik dan jumlah balai ternak juga akan bertambah dari 103 titik yang ada saat ini guna memenuhi kebutuhan hewan kurban di masa mendatang.

“Ke depan, Baznas akan semakin mengalokasikan dana yang lebih besar untuk kegiatan pemberdayaan dan pendayagunaan, bukan hanya sekadar berbagi bantuan konsumtif. Target kami bukan sekadar peternak bertahan hidup, tetapi naik kelas dari mustahik menjadi muzaki,” tutur Sodik Mudjahid. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *