Dave Laksono: Insiden di Papua Tak Mewakili Kondisi Keamanan Indonesia

Berita Golkar – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan insiden penembakan pilot asal Amerika Serikat oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua tidak boleh dipandang sebagai gambaran kondisi keamanan Indonesia secara keseluruhan.

Menurut Dave, pemerintah ingin memastikan kepada masyarakat internasional, khususnya Amerika Serikat, bahwa Indonesia tetap berada dalam kondisi aman dan terus berkomitmen menjaga stabilitas nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul tewasnya pilot maskapai Associated Mission Aviation (AMA), Nicholas F. Goselin, dalam serangan KKB di Kabupaten Yahukimo, Papua.

DPR Minta Dunia Internasional Tak Salah Persepsi

Dave Laksono mengatakan peristiwa yang terjadi di Papua merupakan aksi kriminal yang dilakukan kelompok bersenjata, sehingga tidak dapat dijadikan tolok ukur kondisi keamanan nasional.

Ia menegaskan pemerintah Indonesia tetap menjamin keamanan masyarakat maupun warga negara asing yang berada di Indonesia.

“Terkait persepsi internasional, khususnya dari pemerintah Amerika Serikat, Indonesia menegaskan bahwa insiden ini adalah tindakan kriminal oleh kelompok bersenjata, bukan gambaran umum situasi keamanan nasional,” ujar Dave saat dihubungi, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, pemerintah akan terus menunjukkan komitmen dalam menjaga keamanan di seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas

Dave menuturkan pemerintah akan terus memperkuat upaya menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat. Ia juga memastikan Indonesia tetap aman bagi warga negara asing yang sedang bertugas maupun berkunjung.

“Kami optimis bahwa melalui penguatan pengawasan, peningkatan kapasitas aparat, dan diplomasi yang konstruktif, Indonesia akan semakin meneguhkan komitmen terhadap keamanan dan stabilitas,” katanya.

Pengamanan Bandara Perintis Akan Dievaluasi

Sebagai tindak lanjut atas insiden tersebut, Dave menyebut pemerintah bersama aparat keamanan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan, terutama di fasilitas vital seperti landasan pesawat perintis.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan dunia internasional terhadap kondisi keamanan Indonesia. Menurut Dave, penguatan sistem keamanan akan diterapkan di berbagai wilayah, termasuk lokasi-lokasi yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.

Penembakan Pilot Dinilai Tak Bisa Dibenarkan Dave juga menegaskan aksi penembakan yang dilakukan KKB terhadap pilot AMA merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Ia meyakini aparat keamanan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami yakin pemerintah bersama aparat keamanan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap langkah-langkah pengamanan yang diperlukan, termasuk di landasan pesawat perintis,” ujarnya.

Pilot AS Tewas dalam Serangan KKB

Sebelumnya, pilot asal Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, meninggal dunia setelah pesawat perintis yang dikemudikannya diserang saat mendarat di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Kamis (2/7/2026).

Pesawat milik Associated Mission Aviation (AMA) tersebut dilaporkan diserang dan kemudian dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Nicholas dilaporkan tewas akibat terkena tembakan dalam insiden tersebut.

Sementara itu, tujuh penumpang yang merupakan warga asli Papua berhasil selamat dari serangan dan tidak menjadi korban jiwa. Insiden tersebut menjadi perhatian karena melibatkan warga negara asing yang sedang menjalankan tugas penerbangan perintis di wilayah Papua.

Pemerintah pun menegaskan akan terus memperkuat pengamanan dan menjaga stabilitas agar kepercayaan masyarakat internasional terhadap kondisi keamanan Indonesia tetap terjaga. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *