Antrean Panjang di SPBU Bangka, Bambang Patijaya Minta Warga Tak Panic Buying

Berita Golkar – Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya mendadak meninjau sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kamis (5/3/2026) siang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU.

Didampingi perwakilan dari Pertamina, Bambang turun langsung dari mobilnya dan menyapa masyarakat yang sedang mengantre untuk mengisi BBM. Ia juga memberikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan panic buying. Dia memastikan bahwa ketersediaan atau stok BBM di Pulau Bangka dipastikan aman.

“Kita melihat ada semacam fenomena di Sungailiat, kok hampir semua SPBU-nya terjadi antrean panjang dari mungkin dua hari belakangan ini,” kata Bambang, dikutip dari Tribunnews.

Dia menegaskan, stok BBM di Pulau Bangka, khususnya di Sungailiat dipastikan aman. Oleh karena itu, dirinya meminta masyarakat untuk tidak panik hingga terjadinya panic buying. Lanjut dia, selama bulan Ramadan ini hingga pasca Idul Fitri nanti, stok BBM di Pulau Bangka dipastikan aman.

“Upaya pengawasan BBM terkait ketersediaan suplai, ini sudah kita lakukan dari beberapa minggu yang lalu,” tegas politisi dari Partai Golkar ini.

Dirinya meminta jangan ikut-ikutan antre di SPBU ketika melihat antrean panjang yang terjadi karena takut tidak dapat mengisi BBM. “Tidak ada masalah, semuanya cukup, itu yang ingin kami sampaikan,” sambungnya.

Lebih lanjut, ketika disinggung soal dampak perang Iran vs Amerika Serikat terhadap ketersediaan BBM, Bambang menyebut bahwa memang betul terjadinya perang.

“Ini kam semua berspekulasi, mungkin ada pemberitaan yang mengatakan bahwa ada perang dan sebagainya. Betul situasi seperti itu terjadi di Timur Tengah, tetap khusus di Indonesia, kita sudah mengantisipasi,” jelasnya.

Diakui Bambang, dirinya sendiri mendorong dan mendukung Menteri ESDM untuk segera memitigasi situasi yang terjadi.

“Menteri ESDM sudah mengatakan, bahwa terkait suplai dari Timur Tengah, itu akan segera dialihkan dari sumber-sumber lain. Misalnya dari Amerika atau sumbet lainnya yang secara geopolitik sumber itu betul-betul aman dan tidak ada masalah,” ungkapnya.

Oleh karena itu, sekali lagi dirinya meminta masyarakat untuk tenang dan tidak usah panik lantaran stok BBM dipastikan tercukupi baik selama bulam Ramadan, setelah Idul Fitri dan seterusnya.

Kemudian, ditanyai Bangkapos.com soal pernyataan tentang stok BBM nasional hanya cukup 20 hari, Bambang menjelaskan bahwa stok nasional memang seperti itu. Kata dia, stok nasional memang sejak dulu begitu, baik tahun lalu, dua tahun lalu, maupun tiga tahun lalu.

“Kita ada refinery (kilang-red), kita ada namanya produksi. Jadi barang ini kan artinya kalau Indonesia sama sekali stok produksi. Kan kita produksi, kilang minyak kita memproduksi terus BBM,” ujarnya.

Lalu, untuk kekurangan-kekurangan tertentu, Indonesia juga melakukan impor dari negara lain. Oleh karena itu, menurut Bambang sebetulnya tidak ada permasalahan.

“Jadi informasi itu jangan dikatakan hanya cukup 20 hari dan setelah itu kemudian tidak ada, enggak. Kita produkai terus kok, itu enggak ada masalah. Prinsipnya jangan salah mengartikan berita juga, sebetulnya ini aman dan tidak ada masalah,” imbuhnya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *