Wagub Jabar Erwan Setiawan Dukung Warga Gebuk Begal, Asal Tak Berujung Hilangnya Nyawa

Berita GolkarWakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) Erwan Setiawan mendukung pernyataan kepolisian yang mempersilakan warga untuk melawan pelaku begal, dengan syarat tidak sampai mati.

Erwan mengatakan himbauan polisi tersebut bersifat terbuka kepada seluruh masyarakat dengan tujuan membela diri, apabila begal sudah mengancam.

“Kalau Pak Kapolda sudah berstatemen seperti itu, ya kami dukung. Ya kami kan forkopimda harus kompak, harus sama-sama, tidak boleh kami saling membantah,” kata Erwan di Bandung, Selasa (21/7/2026).

Menurut Erwan, pernyataan polisi yang mempersilakan warga untuk melawan pelaku begal, sejatinya harus dicerna dengan bijak. Warga tetap harus berperikemanusiaan, dengan tidak sampai menghilangkan nyawa pelaku.

“Memang kita harus memberikan efek jera, jangan kebablasan. Jangan sampai warga yang jadi balik dituntut,” tuturnya, diikutip dari JPNN.

“Kita beri efek jera kepada para begal ini sehingga tidak ada lagi para begal. Istilahnya mereka berpikir ulang lah, baturannya (temannya) waktu dia kena dihajar sampai habis, ya dia juga akan berpikir ulang,” lanjutnya.

Di sisi lain, Erwan prihatin dengan maraknya peristiwa begal yang terjadi Kota Bandung. Keselamatan warga terancam, khususnya saat berkendara di malam hari.

“Saya prihatin dengan beberapa kejadian begal di Jawa Barat, khususnya di sekitaran Bandung Raya. Saya berharap kewaspadaan kita betul-betul ditingkatkan lagi,” ucapnya.

Erwan pun mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspasdaan, terlebih ketika berkendara di malam hari. Apabila tidak ada sesuatu hal yang mendesak, agar tidak berkeliaran dan pulang ke rumah sebelum gelap.

“Saya mengimbau kepada warga masyarakat yang saat ini sering keluar malam, kalau tidak ada keperluan mendesak untuk hindari dulu sampai betul-betul wilayah kita ini dirasa sangat aman seperti dulu,” kata dia.

Sebelumnya Polda Jabar memperbolehkan masyarakat untuk memberi tindakan tegas dan terukur kepada pelaku curas atau begal.

“Upaya kita yang pertama adalah perintah Pak Kapolda untuk tindak tegas terukur jelas ya, dan ini tidak hanya kepada polisi, kepada masyarakat pun boleh ya, kepada masyarakat boleh, dengan catatan tadi itu ya juga tegas terukur ya jangan sampai matilah bahasanya ya,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan.

Hendra mengatakan pihaknya akan rutin melakukan patroli di berbagai wilayah terutama pada malam hari tepatnya pukul 00.00 WIB. Jumlah personel yang turun melakukan patroli pun akan dipertebal.

“Kami ingatkan kepada para pelaku sekecil apapun yang memberikan teror kepada masyarakat akan kami tindak tegas,” ucap dia. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *