Jelang HUT RI ke-81, Ahmad Irawan Minta Video Hoaks dan Provokasi Segera Dihapus

Berita GolkarAnggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ahmad Irawan mendorong penuh langkah pemerintah untuk menghapus video-video hoaks, disinformasi hingga provokasi yang berpotensi mengganggu suasana masyarakat dalam menyambut HUT kemerdekaan RI ke 81.

Ahmad Irawan mengajak semua pihak untuk menyambut hari kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang dengan riang gembira.

Demikian disampaikan Ahmad Irawan di tengah maraknya peredaran video-video bohong atau hoaks di media sosial soal ajakan demonstrasi pada Agustus 2026. Ahmad Irawan menyampaikan pesan tersebut dalam acara disebuah stasiun televisi swasta dikutip, Kamis (4/8/2026).

“Kita harus menyambut hari kemerdekaan ini dengan riang, gembira. Dan kami minta kepada pemerintah agar video-video hoaks, disinformasi, provokasi agar kemudian di-take down saja, agar tidak mengganggu suasana kita menyambut hari kemerdekaan,” jelas Ahmad Irawan, dikutip dari KedaiPena.

Meski demikian, Ahmad Irawan berharap, pemerintah tetap memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa jaminan atas hak dan kebebasan berekspresi adalah sesuatu yang dijamin oleh konstitusi dan Presiden Prabowo Subianto.

“Sembari kemudian meyakinkan kepada publik bahwa jaminan atas hak dan kebebasan berekspresi itu adalah sesuatu yang memang dijamin oleh konstitusi kita, dijamin oleh Presiden,” beber Ahmad Irawan.

Lebih jauh, Ahmad Irawan menegaskan, bahwa tidak ada negara ataupun seorang Presiden yang menginginkan rakyatnya hidup susah. Ahmad Irawan menyebut, proses untuk menyejahterakan masyarakat membutuhkan waktu .

“Tidak ada negara, tidak ada presiden yang menginginkan rakyatnya hidup susah. Ya cuma memang waktu saja yang, waktu terus kemudian kemampuan negara itu yang kemudian membatasi kita,” tegas dia.

“Tetapi kemudian kita tentu telah mengambil pilihan-pilihan yang kita, kami rasa itu baik untuk rakyat saat ini dan ke depan,” pungkas Anggota Komisi II DPR RI ini.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago memastikan video-video yang beredar di media sosial soal ajakan demonstrasi pada Agustus 2026 merupakan berita bohong atau hoaks.

Pernyataan itu disampaikan Menko Djamari dalam konferensi pers di kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026. “Video itu saya nyatakan tidak benar,” tegas Djamari. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *