Berita Golkar – Partai Golkar menanggapi operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Golkar menyesalkan dan prihatin terhadap OTT ini.
“Kami tentu saja prihatin dan menyesal atas kejadian ini,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar M Sarmuji kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).
Golkar meminta kader menjaga amanah rakyat di setiap kebijakan yang diambil. Partai Golkar menghormati proses hukum yang berlaku.
“Sekaligus kami meminta dengan sangat kepada seluruh kader yang memegang amanat pemerintahan untuk menjalankan pemerintahan sesuai koridor tata pemerintahan yang baik,” ucap Sarmuji, dikutip dari Detik.
“Kami belum memperoleh informasi yang lain. Selanjutnya, kami menghormati ke proses hukum yang berlaku,” sambungnya.
Adapun kabar OTT ini dibenarkan oleh juru bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi. Budi menyebutkan salah satu yang ikut terjaring OTT adalah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Budi kepada wartawan saat diminta keterangan, Selasa (3/3/2026).
Budi mengatakan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq pun langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Budi. []








