Sosok 6 Ketua DPD I Partai Golkar di Pulau Jawa, Wajah Baru Penggerak Konsolidasi Partai

Berita GolkarPartai Golkar terus memperkuat konsolidasi organisasi di berbagai daerah melalui regenerasi kepemimpinan di tingkat provinsi. Di Pulau Jawa, yang menjadi salah satu basis politik terpenting nasional, enam Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar kini dipimpin oleh figur-figur dengan latar belakang yang beragam, mulai dari kepala daerah, anggota DPR RI, pimpinan DPRD, hingga kalangan pengusaha dan akademisi. Keragaman pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat mesin partai sekaligus menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.

Masing-masing ketua DPD I membawa rekam jejak, pengalaman kepemimpinan, serta visi yang berbeda sesuai karakter daerahnya. Meski demikian, seluruhnya memiliki komitmen yang sama, yakni memperkuat soliditas organisasi, mendorong regenerasi kader, memperluas basis dukungan masyarakat, serta memastikan Partai Golkar tetap menjadi kekuatan politik yang adaptif dan relevan. Berikut profil enam Ketua DPD I Partai Golkar di Pulau Jawa yang saat ini memimpin Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Andika Hazrumy, Ketua DPD I Partai Golkar Banten

Andika Hazrumy merupakan politikus Partai Golkar kelahiran Bandung, 16 Desember 1985. Putra pertama almarhum Hikmat Tomet dan mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ini mengawali karier politiknya pada usia muda dengan terpilih sebagai anggota DPD RI periode 2009–2014. Selanjutnya, ia menjadi anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Banten I pada periode 2014–2016 sebelum mengundurkan diri untuk mengikuti Pilkada Banten. Pada 2017, Andika terpilih sebagai Wakil Gubernur Banten mendampingi Wahidin Halim dan mengemban amanah hingga 2022, dengan fokus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, reformasi tata kelola pemerintahan, serta pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik.

Selain dikenal sebagai politisi, Andika juga aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan sejak usia muda, serta memiliki latar belakang pendidikan di Monash University, Australia, dan Universitas Pelita Harapan. Kiprahnya yang panjang di dunia organisasi dan politik mengantarkannya dipercaya memimpin Partai Golkar Provinsi Banten. Pada Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Banten tahun 2025, Andika Hazrumy terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten periode 2025–2030, dengan komitmen memperkuat konsolidasi kader dan membawa Golkar meraih kemenangan pada Pemilu 2029.

Ahmed Zaki Iskandar, Ketua DPD I Partai Golkar Jakarta

Ahmed Zaki Iskandar merupakan politikus Partai Golkar kelahiran Tangerang, 14 Desember 1973. Mengawali karier politik sebagai Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar periode 2009–2013 dari Daerah Pemilihan Banten III, ia bertugas di Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan informasi. Setelah itu, Zaki dipercaya memimpin Kabupaten Tangerang sebagai Bupati selama dua periode, yakni 2013–2018 dan 2018–2023. Lulusan Victoria University, Australia, ini juga menyelesaikan pendidikan di Universitas Pramita Indonesia serta meraih gelar Magister Ilmu Pemerintahan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Selain berkiprah di pemerintahan, Ahmed Zaki Iskandar aktif memimpin berbagai organisasi dan telah lama mengabdikan diri di Partai Golkar. Ia pernah menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang sebelum dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta sejak 2020. Pada Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Jakarta tahun 2025, Zaki kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta periode 2025–2030. Di bawah kepemimpinannya, Partai Golkar berhasil meningkatkan perolehan kursi di DPRD DKI Jakarta maupun DPR RI pada Pemilu 2024, dan ia berkomitmen memperkuat soliditas kader untuk memenangkan Golkar pada Pemilu 2029.

Daniel Mutaqien Syafiudin, Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat

Daniel Mutaqien Syafiuddin merupakan politikus Partai Golkar kelahiran 30 September 1981. Putra tokoh senior Partai Golkar, almarhum Irianto MS Syafiuddin (Yance), ini mengawali karier politiknya sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2009–2014 sebelum terpilih menjadi Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII pada 2014. Ia kembali dipercaya menjadi Anggota DPR RI periode 2019–2020, kemudian mengundurkan diri untuk maju sebagai calon Bupati Indramayu pada Pilkada 2020. Pada Pemilu 2024, Daniel kembali terpilih sebagai Anggota DPR RI dan bertugas di Komisi V DPR RI. Lulusan Universitas Islam Indonesia ini juga aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, dunia usaha, dan kemasyarakatan.

Pengalaman panjang di bidang politik dan organisasi mengantarkan Daniel dipercaya memimpin Partai Golkar Jawa Barat. Pada Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Jawa Barat tahun 2026, ia terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat periode 2026–2031. Di bawah kepemimpinannya, Daniel berkomitmen memperkuat soliditas partai hingga ke tingkat kecamatan dan desa, mendorong konsolidasi kader di seluruh kabupaten dan kota, serta membangun Partai Golkar Jawa Barat yang semakin adaptif, solid, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Mohammad Saleh, Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Tengah

Mohammad Saleh adalah politikus Partai Golkar kelahiran Sumenep, 6 September 1976. Lulusan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro ini juga meraih gelar Magister Energi dari universitas yang sama. Kiprahnya di dunia politik mengantarkannya menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah periode 2019–2024 dan kembali terpilih untuk periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah XIII. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah serta aktif memimpin sejumlah organisasi, di antaranya KOSGORO 1957 Jawa Tengah, Ikatan Alumni Planologi Universitas Diponegoro, dan Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Tengah.

Pengalaman panjang di bidang politik dan organisasi membuat Mohammad Saleh dipercaya memimpin Partai Golkar Jawa Tengah. Pada Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Jawa Tengah tahun 2025, ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah periode 2025–2030. Dalam kepemimpinannya, Saleh berkomitmen memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat daerah, mendorong regenerasi dengan melibatkan lebih banyak kader muda, serta mengarahkan program Partai Golkar agar semakin berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di Jawa Tengah.

Singgih Januratmoko, Ketua DPD I Partai Golkar DIY

Singgih Januratmoko merupakan politikus Partai Golkar kelahiran Sleman, 7 Januari 1976. Lulusan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini mengawali karier sebagai pengusaha di sektor peternakan unggas melalui PT Janu Putra Group hingga berkembang menjadi salah satu pelaku usaha perunggasan nasional. Berbekal pengalaman tersebut, Singgih terpilih sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah V sejak 2019 dan bertugas di Komisi VI DPR RI. Di luar parlemen, ia juga aktif memimpin berbagai organisasi, di antaranya sebagai Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar Indonesia) dan fungsionaris DPP Partai Golkar, dengan konsisten memperjuangkan kepentingan peternak unggas rakyat.

Pengalaman di dunia usaha, organisasi, dan politik mengantarkan Singgih dipercaya memimpin Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar DIY tahun 2025, ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar DIY periode 2025–2030. Dalam mengemban amanah tersebut, Singgih berkomitmen memperkuat konsolidasi organisasi, mendorong regenerasi kepemimpinan, serta menjadikan Partai Golkar semakin solid dan berkontribusi bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Yogyakarta.

Ali Mufthi, Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Timur

Ali Mufthi merupakan politikus Partai Golkar kelahiran 17 Oktober 1970. Berlatar belakang pendidikan pesantren dan akademisi, ia menyelesaikan pendidikan di IAIN Sunan Ampel Tulungagung, meraih gelar Magister Ilmu Administrasi dari Universitas Kadiri, serta gelar doktor di bidang ilmu sosial dari Universitas Merdeka Malang. Sebelum menjadi Anggota DPR RI, Ali Mufthi mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo periode 2014–2019 dan aktif di berbagai organisasi, termasuk Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), SOKSI, serta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Sejak 2021, ia menjabat sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII dan bertugas di Komisi V DPR RI.

Pengalaman panjang di dunia politik, organisasi, dan kedekatannya dengan kalangan pesantren mengantarkan Ali Mufthi dipercaya memimpin Partai Golkar Jawa Timur. Pada Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Jawa Timur tahun 2025, ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur periode 2025–2030. Dalam kepemimpinannya, Ali berkomitmen memperkuat soliditas partai, memperluas basis dukungan masyarakat, serta membawa Partai Golkar Jawa Timur semakin adaptif, inklusif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *