Walikota Tangerang Sachrudin: Pesantren Jadi Benteng Karakter Generasi Muda di Tengah Derasnya Arus Informasi

Berita GolkarWali Kota Tangerang Sachrudin menyatakan pondok pesantren (ponpes) menjadi benteng umat sekaligus benteng karakter generasi muda dalam menyaring informasi dan melawan berbagai pengaruh yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

“Kalau berbicara tentang pesantren, kita tidak hanya berbicara tentang pendidikan agama, tetapi juga tentang pembentukan karakter. Di pesantren, anak-anak kita belajar ilmu, disiplin, menghormati sesama, dan menjadi pribadi yang bermanfaat,” kata Sachrudin dalam keterangannya di Tangerang, Kamis, dikutip dari AntaraNews.

Ia menilai peran tersebut semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi yang menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda.

Menurut dia, pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menanamkan disiplin, kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Dia menegaskan pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan, khususnya dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, berkarakter, dan benteng ketahanan umat dalam menghadapi perubahan zaman.

Para santri diharapkan tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan, keterampilan, kreativitas, sportivitas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Kita ingin Tangerang terus maju dan modern, tetapi tetap memiliki fondasi akhlak dan nilai-nilai keagamaan yang kuat. Kemajuan infrastruktur, pelayanan, dan pendidikan harus berjalan seiring dengan pembangunan manusianya,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota Tangerang pun mengapresiasi Forum Silaturahmi Pondok Pesantren yang terus berkontribusi dalam pembangunan terutama melalui pembinaan generasi muda.

“Santri hari ini adalah bagian dari masa depan Kota Tangerang. Mari kita bekali mereka dengan ilmu, akhlak, dan keterampilan agar mampu menjadi generasi yang membawa kebaikan bagi agama, masyarakat, bangsa, dan kota yang kita cintai,” kata Sachrudin. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *