Gubernur Melki Laka Lena Sampaikan 4 Aspirasi NTT ke Menkeu Purbaya, dari Utang hingga Montara

Berita Golkar – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena bertemu Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa di Bandara El Tari, Kupang, setelah Menteri Keuangan menyelesaikan kunjungan kerjanya di NTT.

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Melki Laka Lena memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan sejumlah persoalan dan aspirasi penting yang tengah diperjuangkan Pemerintah Provinsi NTT.

Melalui unggahan di media sosialnya, Melki menyebut ada sejumlah hal strategis yang dibahas bersama Purbaya, mulai dari persoalan utang daerah hingga perjuangan masyarakat pesisir terkait kasus Montara.

Berikut 4 Aspirasi Besar NTT

1. Penyesuaian bunga dan pembayaran kewajiban utang

Salah satu pembahasan utama adalah dukungan Kementerian Keuangan terhadap aspirasi NTT terkait penyesuaian bunga dan pembayaran kewajiban utang.

Persoalan pembiayaan menjadi penting bagi pemerintah daerah karena berkaitan dengan kemampuan fiskal dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Melki berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan terhadap kondisi fiskal NTT sehingga ruang bagi pemerintah daerah untuk menjalankan program prioritas semakin kuat.

2. Percepatan penuntasan kemiskinan

Aspirasi berikutnya adalah percepatan penanganan kemiskinan di NTT. Kemiskinan masih menjadi salah satu persoalan pembangunan yang membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat dan daerah.

Karena itu, dukungan kebijakan dan pembiayaan dari pemerintah pusat dinilai penting agar program pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

3. Penanganan stunting

Selain kemiskinan, Melki juga membawa isu percepatan penanganan stunting. Upaya menekan angka stunting membutuhkan intervensi yang tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga gizi, sanitasi, pendidikan, serta kondisi ekonomi keluarga.

Karena itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci agar penanganan stunting di NTT dapat terus diperkuat.

4. Ganti rugi Montara dan pemulihan Laut Timor

Aspirasi yang tak kalah penting adalah perjuangan masyarakat pesisir yang terdampak kasus Montara.Melki secara khusus menyampaikan persoalan ganti rugi Montara dan pemulihan Laut Timor kepada Menteri Keuangan.

Isu tersebut berkaitan langsung dengan masyarakat pesisir yang selama bertahun-tahun memperjuangkan hak dan pemulihan akibat dampak pencemaran Laut Timor. Bagi NTT, persoalan Montara bukan hanya menyangkut lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan kehidupan ekonomi masyarakat pesisir yang menggantungkan penghasilan dari laut.

Menunggu Dukungan Pemerintah Pusat

Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa atas perhatian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi NTT.

Pertemuan tersebut menunjukkan bahwa sejumlah persoalan strategis daerah kembali dibawa langsung ke pemerintah pusat, mulai dari ruang fiskal daerah, kemiskinan dan stunting, hingga perjuangan masyarakat pesisir.

Kini, masyarakat NTT menantikan bagaimana aspirasi tersebut diterjemahkan menjadi kebijakan dan langkah konkret, khususnya terkait persoalan ganti rugi Montara dan pemulihan Laut Timor. Bagi masyarakat NTT, pembahasan tersebut bukan sekadar agenda antara pejabat pemerintah, tetapi menyangkut persoalan ekonomi, kesejahteraan, dan masa depan masyarakat yang terdampak. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *