Sidak RSUD Kanujoso, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Soroti Antrean BPJS dan Lonjakan Pasien Pasca Lebaran

Berita Golkar – Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, dalam upaya memastikan pelayanan kesehatan tetap prima dan responsif menghadapi lonjakan pasien pasca-libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Gubernur Rudy Mas’ud di Balikpapan, Rabu (25/3/2026), meninjau titik-titik krusial, mulai dari ruang tunggu, klinik spesialis, hingga ruang rawat inap.

Dalam peninjauannya, Gubernur menaruh perhatian serius pada kenyamanan pasien. Ia menginstruksikan perbaikan sistem antrean, khususnya bagi peserta BPJS Kesehatan yang mengalami penumpukan.

“Keluhan masyarakat terkait antrean BPJS masih menjadi catatan. Ini yang perlu segera kita benahi agar pelayanan tetap cepat dan optimal,” tegas Rudy, dikutip dari Antaranews.

Ia juga memastikan fasilitas penunjang seperti pendingin udara (AC) di ruang tunggu berfungsi dengan baik demi kenyamanan warga.

Sementara itu, pelaksana tugas Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Ahmad Jais, mengakui adanya kenaikan volume pasien yang signifikan setelah masa libur Lebaran. “Terjadi lonjakan sekitar 30 hingga 40 persen, terutama pada layanan rawat jalan dan rujukan,” ungkapnya.

Di Klinik Onkologi, dr. Wilian selaku spesialis bedah onkologi melaporkan bahwa meski pasien meningkat, tindakan medis tetap berjalan sesuai jadwal dengan dukungan tim dokter yang siaga setiap hari.

Selain mengevaluasi layanan yang ada, Gubernur jugq memantau progres pembangunan Gedung Jantung Terpadu. Fasilitas dengan kapasitas 100 tempat tidur ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026.

Data menunjukkan penyakit jantung merupakan kasus tertinggi di Kaltim, disusul penyakit dalam dan kanker. Oleh karena itu, penguatan SDM menjadi prioritas Pemprov.

“RSUD Kanujoso kita dorong menjadi rumah sakit jantung tipe A. Kami akan mengevaluasi kebutuhan dokter spesialis jantung, termasuk mereka yang sedang tugas belajar, karena penambahan tenaga medis ini sangat mendesak,” jelas Rudy Mas’ud.

Sidak ini mempertegas komitmen Pemprov Kaltim dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata, profesional, dan solutif bagi seluruh lapisan masyarakat. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *