Ace Hasan Syadzily Bongkar Efek Ganda MBG: Gizi Anak Terpenuhi, Ekonomi Rakyat Terdongkrak

Berita Golkar – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah dinilai memiliki dampak ganda yang positif bagi Indonesia.

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzily, menyatakan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pemulihan gizi anak-anak, tetapi juga berperan sebagai stimulan ekonomi yang kuat. Penilaian ini didasarkan pada kajian mendalam yang telah dilakukan oleh Lemhannas.

Ace Hasan Syadzily menekankan bahwa inisiatif ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai lapisan masyarakat. Perputaran ekonomi yang dimaksud terjadi karena seluruh bahan baku yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis berasal dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Hal ini menciptakan ekosistem ekonomi yang saling mendukung, dari hulu hingga hilir.

Keterlibatan UMKM dalam rantai pasok MBG sangat krusial, mulai dari peternak, petani, hingga nelayan setempat. Mereka memasok kebutuhan lauk pauk dan bahan pangan lainnya, memastikan bahwa manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh komunitas di daerah.

Pemerintah pusat, melalui Badan Gizi Nasional (BGN), bertindak sebagai sektor utama yang mengoordinasikan pelaksanaan program ini di seluruh wilayah, dikutip dari Merdeka.

Kajian Lemhannas Ungkap Stimulus Ekonomi MBG

Berdasarkan kajian yang telah dilakukan Lemhannas, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diyakini mampu menjadi stimulasi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan efek domino positif di sektor ekonomi. Ini bukan sekadar program sosial, melainkan juga instrumen pembangunan ekonomi yang efektif.

Ace menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pihak dalam operasional MBG, dengan pemerintah pusat sebagai leading sector melalui Badan Gizi Nasional (BGN), akan memastikan program berjalan masif dan terstruktur.

Pembentukan Badan Gizi Nasional sendiri telah diresmikan melalui Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024, yang secara khusus bertugas melaksanakan pemenuhan gizi nasional dan mengawal program prioritas seperti MBG.

Melalui pendekatan ini, perputaran ekonomi yang dihasilkan diharapkan dapat memberikan dampak yang cukup besar. Masyarakat akan merasakan langsung manfaat ekonomi dari aktivitas pengadaan bahan baku dan distribusi makanan bergizi. Hal ini sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi Indonesia yang unggul.

Peran Vital UMKM dan Rantai Pasok Lokal dalam Program

Perputaran roda perekonomian yang dihasilkan oleh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat bergantung pada peran aktif usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ace Hasan Syadzily menggarisbawahi bahwa seluruh bahan baku untuk MBG bersumber dari UMKM yang dikelola oleh masyarakat setempat. Ini menunjukkan komitmen program untuk memberdayakan ekonomi lokal secara langsung.

UMKM ini kemudian mengambil bahan baku dari para peternak, petani, dan nelayan yang berada di wilayah sekitar. Dengan demikian, program ini menciptakan permintaan yang stabil untuk produk-produk lokal, mendukung keberlanjutan mata pencarian mereka. Keterlibatan UMKM dalam pengadaan lauk pauk MBG menjadi kunci dalam mendistribusikan manfaat ekonomi secara merata.

Jika aktivitas pengadaan bahan baku dari UMKM, peternak, petani, dan nelayan ini terus berjalan dengan masif, dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat akan sangat signifikan.

Program MBG diharapkan dapat terus berjalan di seluruh wilayah Indonesia, tidak hanya untuk mencapai pemulihan gizi anak bangsa, tetapi juga untuk mewujudkan ekonomi yang kuat dan mandiri dari tingkat desa hingga nasional. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *