Wamendag Dyah Roro Esti Bongkar Kunci Sukses Usaha bagi Pemula: Berani, Percaya Diri, dan Proaktif

Berita Golkar – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti melakukan kunjungan kerja ke Palembang hingga 19 Februari 2026. Dalam sejumlah rangkaian agendanya, Dyah menyampaikan tips bagi masyarakat yang ingin membuka usaha.

Dia berpesan, ketika ingin mulai merintis usaha bagi pemula, hal paling penting yang perlu ditanamkan adalah keberanian dan membangun kepercayaan diri. Dyah juga menyebut harus proaktif dalam hal menjemput rezeki.

“Pertama harus berani, kedua percaya diri dan harus proaktif,” ujarnya, dikutip dari IDNTimes.

1. Rejeki yang datang harus dijemput

Dyah juga meyakinkan masyarakat yang ingin memulai usaha untuk tidak ragu dan percaya bahwa rezeki akan datang apabila diiringi usaha yang kuat dan gigih. Sebab katanya, tidak ada usaha yang sia-sia apabila diawali dengan optimisme dan doa.

“Rezeki harus dijemput; kita tidak cukup kalau hanya berdoa dan berharap rezeki akan datang,” jelasnya.

2. Agenda Dyah dimulai dari pemateri kuliah umum

Diketahui, Dyah melakukan sejumlah kegiatan di Bumi Sriwijaya. Beberapa aktivitasnya meliputi pemberian materi dalam kuliah umum di Universitas Sriwijaya (Unsri), kunjungan ke pabrik kerupuk di Palembang, peninjauan toko ritel Alfamart, hingga pembukaan Pameran Info Franchise & Business Concept Expo (IFBC) 2026 di PSCC kawasan PI Mall.

Agenda pertama Dyah dimulai dari menjadi pembicara di kuliah umum Fakultas Ilmu Komputer di Unsri Bukit Palembang lewat kegiatan yang mengusung tema “Empowering Growth : Young Entrepreneurs for a Better Future”.

3. Memulai usaha dari skill yang dimiliki

Dyah menyampaikan, selain perlu usaha untuk memulai menjadi pebisnis ataupun pelaku UMKM yang membangun usaha dari nol, hal penting yang jadi perhatian adalah mengetahui performa dan keterampilan diri. Sehingga, bisa memanfaatkan peluang besar dari sektor unggul yang dikuasai.

“Tentu kita juga harus melihat skill dari usaha itu sendiri. Mulai usaha kecil dulu, kemudian nanti menemukan modal, hingga nanti bisa jadi bisnis besar,” kata dia.

Lebih lanjut, kata Dyah, apabila tidak ada modal di awal untuk menciptakan usaha, maka calon pelaku UMKM bisa mencari alternatif dukungan dan dorongan pinjaman modal dari perbankan. “Kemudian, cari bank yang bisa memberi pinjaman bagi pelaku usaha kecil,” jelasnya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *