Walikota Vinanda Prameswati Gaspol Tingkatkan Layanan Kesehatan, Puskesmas Kediri Dibidik Siaga 24 Jam

Berita Golkar – Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur ingin seluruh puskesmas di kota ini bisa buka 24 jam, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan di kota ini terdapat sembilan puskesmas, tiga di antaranya telah membuka layanan 24 jam. Dengan itu, perlu adanya peningkatan sarana dan prasarana agar seluruhnya dapat membuka layanan 24 jam.

“Harapan kami semua puskesmas bisa buka 24 jam karena di musim penghujan banyak sekali masyarakat yang terkena penyakit. Sedangkan di BPJS Kesehatan dibatasi layanan hanya 144 diagnosa yang dilayani puskesmas. Ini menjadi salah satu tantangan bagi kami,” katanya di Kediri, Rabu (13/5/2026), dikutip dari Antaranews.

Wali Kota dalam rembug dan bincang-bincang otonomi daerah antarkepala daerah dan Kementerian Dalam Negeri (Reboan) secara daring juga menambahkan adanya kebijakan penurunan pendapatan transfer, yang turut berdampak terhadap pelayanan dasar.

Pada bidang pendidikan, di wilayah Kota Kediri masih banyak sekolah-sekolah yang butuh perbaikan dan sarana prasarananya belum terpenuhi.

Untuk tahun 2026 ini, dilakukan renovasi terhadap sekitar enam sekolah. Padahal masih terdapat 188 sekolah yang perlu perbaikan.

Kemudian berkaitan dengan hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintahan daerah (HKPD), di dalamnya telah diatur bahwa belanja pegawai dialokasikan melalui TKD paling tinggi 30 persen. Sedangkan di Kota Kediri saat ini 36,7 persen.

Selanjutnya, terkait dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kediri, pemda diberikan kewenangan dalam hal fungsi pengawasan, yakni menjamin keamanan dan mutu pangan. Namun karena keterbatasan anggaran, tidak dapat dilakukan uji laboratorium setiap hari atau setiap bulan pada semua SPPG.

Pemda, kata dia, juga diberikan kewenangan dalam hal status gizi, namun di sisi lain masih banyak masukan dari masyarakat mengenai menu yang dihidangkan karena dianggap terlalu sedikit. Ahli gizi menyatakan bahwa hal tersebut telah memenuhi standar gizi.

“Dalam hal ini kami juga mohon arahan apakah ada aturan yang berkaitan dengan menu secara detail. Harapannya seluruh SPPG benar-benar melaksanakan aturan tersebut,” ujar dia.

Selain itu, ia juga mengungkapkan mengenai program Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Di Kota Kediri terdapat 46 gerai KKMP yang tersebar di kelurahan dan saat ini telah terbangun tiga gerai. Untuk gerai yang sudah siap beroperasi telah mendapat kendaraan operasional.

“Menjadi tantangan kami adalah pencatatan aset baik gerai maupun kendaraan operasional. Dibutuhkan sinkronisasi bersama kementerian atau lembaga terkait,” kata dia. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *