Musda DPD I Partai Golkar Sulsel Siap Digelar Setelah Wukuf di Arafah

Berita Golkar – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji berangkat ke Tanah Suci Makkah pekan ini. Bahlil dan Sarmuji akan menunaikan ibadah haji.

Demikian diumumkan Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Muhidin M Said saat berpidato di acara konsolidasi kader Golkar se-Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II di Kabupaten Soppeng Sabtu (16/5/2026).

Dengan demikian, Musda Golkar Sulsel kemungkinan baru akan digelar setelah Iduladha, atau setelah jemaah haji wukuf di Arafah.

“Ketum Bahlil berangkat haji diundang pemerintah Arab Saudi, Pak Sekjend juga berangkat secara pribadi melaksanakan ibadah haji,” kata Muhidin M Said di Soppeng, dikutip dari Tribunnews.

Sebelumnya Musda Golkar Sulsel sempat dijadwalkan sebelum lebaran Iduladha 1447 hijriah. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Dzulhijjah 1447 Hijriyah jatuh pada Senin (18/5/2026). Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1447 H bertepatan dengan Rabu (27/5/2026).

Bahlil dan Sarmuji dipastikan tidak bisa datang ke Sulsel membuka Musda Golkar dalam 10 hari ke depan.

Muhidin M Said berencana menghadap ke Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia di Jakarta Senin (18/5/2026) hari ini. Anggota DPR RI itu akan melaporkan hasil konsolidasi dan aspirasi dari 24 DPD Golkar kabupaten/kota se-Sulsel.

Sabtu (16/5/2026), Muhidin menuntaskan konsolidasi kader di Kabupaten Soppeng. 9 pengurus DPD II Golkar kabupaten/kota dari Dapil Sulsel II DPR RI kumpul di Soppeng.

“Senin saya melapor Ketua Umum. Sulsel aman dan tentram, sudah bisa dilaksanakan Musda. Tidak akan lagi dibawa ke Jakarta seperti Musda X tahun 2020 lalu,” kata Muhidin M Said.

Muhidin mengenang alotnya tarik menarik di Musda X Golkar tahun 2020 lalu. Awalnya musda direncanakan di Makassar. Kala itu 4 kader bersaing, Hamka Baco Kady, Supriansa Mannahawu, Syamsuddin A Hamid, dan Taufan Pawe. Musda dipindahkan ke Jakarta. Taufan Pawe terpilih secara aklamasi.

“Tolong jangan dibawa lagi ke Jakarta. Dulu saya 2 hari 2 malam tidak tidur saat pimpin Musda Golkar di Hotel Sultan Jakarta,” kenang Muhidin.

Pada November 2025 lalu, Bahlil memutuskan menunjuk Muhidin M Said sebagai Plt Ketua DPD I Sulsel menggantikan Taufan Pawe.

Muhidin mendatangi 3 dapil. Pertama, Minggu (1/2/2026), konsolidasi di Takalar mengumpulkan pengurus dari 8 DPD II Golkar kabupaten/kota Dapil Sulsel I.

Kedua, Minggu (8/2/2026), Muhidin lanjut konsolidasi di Kabupaten Pinrang. Pengurus dari 7 DPD II Golkar dapil Sulsel III hadir. Ketiga, Soppeng jadi penutup konsolidasi dapil Sulsel II.

“Suara rakyat suara Golkar. Saya sudah sampaikan kepada ketua umum, saya tidak usulkan jadwal musda kalau belum hadiri konsolidasi di 3 dapil, saya mau dengarkan aspirasi kader, makanya kita tutup dengan konsolidasi di Soppeng,” kata Muhidin.

Muhidin mempersilakan kader dari 24 kabupaten/kota mengusulkan kriteria calon ketua kepada dirinya.

“Ketua umum Bahlil tidak otoriter. Beliau memberi kita ruang komunikasi, konsolidasi, dan dialog. Jadi silakan kalau mau memberi usulan tapi jangan sebut nama. Tolong beri kriteria kepada saya, supaya kita bisa cari pemimpin terbaik untuk Partai Golkar ke depan,” kata Muhidin.

Bahlil Ingin Musda Berakhir Aklamasi

Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia ingin Musyawarah Daerah XI Golkar Sulsel berakhir aklamasi. Demikian diumumkan Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel Muhidin M Said di Kabupaten Soppeng Sabtu (16/5/2026) sore.

Muhidin memimpin konsolidasi kader Dapil Sulsel II di Bumi Latemmammala. 9 pengurus DPD II Golkar kabupaten/kota hadir.

“Ketua Umum Bahlil minta musda aklamasi. DPP ingin Musda Sulsel tidak ada voting. 5 musda di Pulau Sulawesi sudah selesai semua aklamasi,” kata Muhidin di hadapan kader.

Sementara itu Ketua DPD II Golkar Soppeng Andi Kaswadi Razak mengucapkan selamat datang kepada Muhidin bersama pengurus DPD I Golkar Sulsel. Ia juga menyambut 9 pengurus DPD II Golkar kabupaten/kota Dapil II. “Terima kasih atas kepercayaan kepada kami jadi tuan rumah,” kata Andi Kaswadi.

Dalam kesempatan itu, Andi Kaswadi Razak mengungkapkan ketidaksediaannya dicalonkan di Musda Golkar Sulsel.

“Kalau jadi tuan kami, Soppeng siap, tapi saya tidak siap dipilih jadi Ketua DPD I. Kami yakin ada yang lebih hebat dari kami,” ujar Kaswadi Razak.

Konsolidasi Partai Golkar dapil Sulsel II di Gedung Serbaguna La Patau, Kabupaten Soppeng, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Sabtu (16/5/2026).

Di antaranya Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said, ia duduk di antara Ketua DPD II Golkar Soppeng, Andi Kaswadi Razak dan mantan Anggota DPR RI, Supriansa.

Ketua Steering Commite Armin Mustamin Toputiri, Sekretaris SC Nasruddin Upel, Wakil Ketua DPRD Sulsel sekaligus PLT Sekretaris DPD I Golkar Sulsel Rahman Pina, Plt Bendahara DPD I sekaligus Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Ketua Harian Kadir Halid, Ketua Organizing Commite, Lukman B Kadi.

Kemudian, Anggota DPRD Sulsel Andi Muhammad Ikram, Wakil Bupati Wajo dr Baso Rahmanuddin, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, Ketua DPRD Pare-Pare Kaharuddin Kadir.

Ketua Golkar Pinrang Usman Marham, Ketua Golkar Bulukumba Nirwan Arifuddin, Ketua Golkar Pangkep, Andi Ilham Zainuddin. Serta sejumlah kader dan pengurus Golkar tingkat DPD II dari sembilan Kabupaten yang ada.

Terlebih dahulu acara dimulai dengan pembacaan Ayat Suci Alquran. Dilanjutkan pembacaan doa oleh Anggota DPRD Sulsel Andi Muhammad Ikram. Lalu, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta hymne partai Golkar.  Kemudian pembacaan Pancasila dan Ikrar Panca Bakti Partai Golkar diikuti hadirin. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *