Dominasi Ruang Digital! Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Topang Sentimen Positif Presiden Prabowo

Berita GolkarRiset Sintesa Strategi Indonesia (SSI) yang memetakan percakapan publik di ruang digital menempatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, sebagai salah satu figur paling dominan dalam lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Temuan tersebut tidak hanya menunjukkan tingginya eksposur Bahlil di media sosial dan media daring, tetapi juga memperlihatkan tingkat sentimen negatif yang relatif paling rendah di antara tokoh utama pemerintahan, sehingga dinilai mencerminkan efektivitas komunikasi publik yang dibangun serta kuatnya persepsi positif masyarakat terhadap kinerja yang dijalankan.

Berdasarkan riset SSI yang dilakukan melalui pemantauan platform X, Facebook, Instagram, YouTube, TikTok, serta media online nasional selama periode 5 Juni hingga 2 Juli 2026, terdapat sekitar 231 juta paparan konten terkait Presiden Prabowo Subianto. Dari jumlah tersebut, sekitar 33 juta paparan secara khusus membahas Wakil Presiden dan para menteri Kabinet Merah Putih.

SSI kemudian mengelompokkan lima tokoh dengan tingkat paparan tertinggi ke dalam kategori Tier 1 Dominan, yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Gizi Nasional Nanik/Deyang, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Dalam pemetaan tersebut, Bahlil mencatat 8.213.780 paparan konten dan berada di posisi kedua setelah Gibran Rakabuming Raka yang memperoleh 8.617.236 paparan.

Namun dari sisi kualitas percakapan, Bahlil memperoleh 40,1 persen sentimen positif dengan hanya 5,9 persen sentimen negatif, menjadikannya figur dengan kombinasi eksposur tinggi dan tingkat sentimen negatif paling rendah di antara tokoh-tokoh utama pemerintahan. Sementara secara keseluruhan, sentimen publik terhadap Presiden Prabowo terdiri atas 41,5 persen positif, 44,7 persen netral, dan 13,8 persen negatif.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sorong, Bustamin Wahid, menilai fenomena tersebut menarik untuk dibaca dalam perspektif komunikasi politik pemerintahan. Menurutnya, rendahnya sentimen negatif terhadap Bahlil di tengah tingginya sorotan publik menunjukkan bahwa figur tersebut relatif mampu menjaga penerimaan publik dibanding tokoh lain dengan tingkat eksposur yang sama.

Bustamin menilai data tersebut dapat menjadi indikator awal mengenai soliditas dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo di ruang digital, meskipun masih memerlukan kajian lebih lanjut untuk memastikan apakah pola tersebut akan bertahan dalam jangka panjang. Ia juga mengingatkan bahwa tingginya popularitas maupun sentimen positif tidak boleh menjadi tujuan akhir.

Menurutnya, data digital hanya merupakan salah satu indikator persepsi publik. Ukuran utama keberhasilan tetap terletak pada kinerja nyata yang dirasakan masyarakat. Karena itu, ia mendorong agar setiap capaian di ruang digital terus dijaga melalui hasil kerja konkret, sekaligus meminta lembaga riset seperti SSI menjaga transparansi metodologi agar hasil penelitian dapat diuji secara objektif oleh publik maupun kalangan akademisi.

Sementara itu, Ketua Bidang Media Penggalangan Opini (MPO) DPP Partai Golkar, Nurul Arifin, menilai hasil riset SSI menunjukkan pentingnya komunikasi publik yang efektif dalam mendukung keberhasilan pemerintahan.

Menurutnya, Bahlil selama ini mampu menerjemahkan berbagai kebijakan strategis Presiden Prabowo ke dalam bahasa yang lebih mudah dipahami masyarakat sehingga turut memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Nurul mengatakan sebagai partai utama pendukung pemerintahan, Partai Golkar mendorong seluruh kader yang berada di kabinet tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga menjadi komunikator kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

Ia menilai konsistensi Bahlil dalam menjelaskan berbagai kebijakan di sektor energi, investasi, hilirisasi, serta ketahanan energi nasional menjadi salah satu faktor yang menopang tingginya sentimen positif terhadap Presiden di ruang digital.

Berdasarkan penelitian SSI, Bahlil tercatat sebagai anggota kabinet dengan kontribusi sentimen positif terbesar terhadap Presiden Prabowo sebesar 40,1 persen, lebih tinggi dibanding Gibran Rakabuming Raka yang memperoleh 31,5 persen maupun Teddy Indra Wijaya sebesar 24,1 persen. Menurut Nurul, capaian tersebut menunjukkan pentingnya kehadiran para menteri sebagai juru bicara kebijakan pemerintah di bidang masing-masing.

Ia menambahkan, hasil penelitian SSI juga menjadi pengingat bahwa komunikasi pemerintahan tidak boleh hanya bertumpu pada Presiden semata. Seluruh jajaran kabinet perlu semakin aktif menyampaikan manfaat berbagai program strategis pemerintah agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *