Alia Noorayu Laksono Baca Masa Depan Pemilu, Sebut E-Election Menjanjikan tapi Tak Mudah

Berita Golkar – Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono mendukung gagasan penerapan sistem pemilu elektronik (e-election) di Indonesia.

Namun di saat yang sama, ia mengakui kesiapan masyarakat, termasuk di wilayah perkotaan seperti Jakarta, masih menjadi tantangan besar.

Hal itu disampaikan Alia saat menjadi narasumber dalam acara Pengajian Ideologi Kebangsaan (PIK-4) di Halaman Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Senin (1/6/2026).

Menurut Alia, konsep e-election merupakan gagasan yang baik untuk masa depan demokrasi Indonesia. Namun keberhasilannya tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga kesiapan infrastruktur serta tingkat literasi digital masyarakat.

“Kalau dari perspektif saya, ada usulan untuk membuat sistem e-election ini gagasan yang baik. Dan memang benar infrastruktur dan edukasi di masyarakat masih agak kurang,” kata Alia, dikutip dari Akurat.

Politisi yang baru menjalani periode pertamanya sebagai anggota legislatif itu menilai implementasi sistem tersebut membutuhkan komitmen politik atau political will dari pemerintah, terutama dalam hal pengalokasian anggaran, energi, dan waktu.

Meski mewakili daerah pemilihan Jakarta Timur yang mencakup Kecamatan Duren Sawit, Kramat Jati, dan Jatinegara, Alia mengatakan masih banyak warga yang belum sepenuhnya akrab dengan teknologi digital.

“Kalau dari pengalaman saya, walau saya mewakili daerah Jakarta, spesifiknya Jakarta Timur, itu unfortunately masih banyak warga yang belum melek digital,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI itu menilai penerapan e-election nantinya dapat dilakukan melalui berbagai skema, baik berbasis aplikasi di telepon seluler maupun perangkat fisik seperti booth elektronik yang menyerupai mesin ATM.

Namun, menurut dia, masing-masing model memiliki tantangan tersendiri, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga penyebaran perangkat secara merata.

“Either mau bikin aplikasi atau bikin booth fisik, itu pasti memakan waktu. Tapi kalau pakai booth, mungkin untuk naruh di tempatnya itu mungkin makan waktu lebih lama ya,” tukasnya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *