Atasi Blank Spot di Pesisir Kalbar, Franciscus Sibarani Salurkan Starlink Gratis untuk Warga Tanjung Beringin

Berita Golkar – Keterbatasan akses komunikasi dan jaringan internet hingga kini masih menjadi tantangan nyata bagi masyarakat di wilayah perairan dan pelosok Kalimantan Barat (Kalbar).

Kondisi keterisolasian digital tersebut salah satunya dialami oleh warga Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Akses menuju kawasan ini dikenal sangat menantang.

Wilayah Kecamatan Batu Ampar yang didominasi oleh perairan dan sungai membuat pemerataan pembangunan infrastruktur fisik, termasuk menara telekomunikasi (BTS), kerap terkendala kondisi geografis serta tingginya biaya logistik.

Dampaknya, Desa Tanjung Beringin selama bertahun-tahun tergolong sebagai kawasan blank spot atau area yang belum terjangkau oleh jaringan sinyal seluler konvensional.

Keterbatasan ini membatasi ruang gerak warga, terutama dalam mengakses informasi digital yang sangat krusial bagi percepatan pembangunan daerah.

Menjawab persoalan krusial tersebut, Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, mengambil langkah cepat dengan menyerahkan bantuan satu unit perangkat internet satelit Starlink untuk warga setempat.

Penyerahan bantuan berbasis teknologi satelit ini disalurkan melalui tim perwakilan dan diterima langsung oleh perangkat desa beserta para tokoh masyarakat Desa Tanjung Beringin.

“Bantuan internet satelit Starlink gratis ini merupakan bentuk solidaritas dan komitmen nyata saya untuk hadir langsung menjawab kebutuhan mendasar masyarakat Kalimantan Barat, khususnya yang berada di kawasan pesisir,” ujar Sibarani dalam keterangan resminya, Selasa 11 Agustus 2026.

Sibarani menerangkan bahwa penggunaan teknologi berbasis satelit dipilih karena dinilai paling rasional, efektif, dan presisi untuk menembus keterisolasian wilayah perairan.

“Pembangunan infrastruktur kabel serat optik atau menara Base Transceiver Station (BTS) membutuhkan waktu lama dan biaya sangat besar jika harus masuk ke daerah perairan seperti Batu Ampar. Oleh karena itu, teknologi satelit Starlink adalah solusi paling cepat saat ini,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa pemerataan akses digital merupakan hak mutlak seluruh warga negara demi terwujudnya keadilan sosial hingga ke daerah terpencil.

“Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mengakses informasi. Faktor geografis tidak boleh lagi menjadi alasan bagi suatu daerah untuk tertinggal di era digitalisasi ini,” tegas legislator asal Dapil Kalbar tersebut.

Dongkrak Kualitas Pendidikan dan Perekonomian Petani

Kehadiran perangkat internet satelit Starlink di Desa Tanjung Beringin diproyeksikan bakal menjadi titik balik akselerasi pembangunan serta kesejahteraan warga desa.

Di sektor pendidikan, ketersediaan akses internet berkecepatan tinggi dinilai akan mempermudah para siswa dan guru dalam mencari materi bahan ajar, menjalankan sistem pembelajaran berbasis digital, serta memperluas wawasan ilmu pengetahuan umum.

Tak kalah penting, konektivitas yang stabil ini membawa angin segar bagi sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi urat nadi perekonomian utama mayoritas warga Desa Tanjung Beringin.

Melalui jaringan internet yang lancar, para petani dan pekebun kini dapat mengakses berbagai informasi vital secara real-time, di antaranya:

Prakiraan Cuaca: Membantu jadwal tanam dan panen secara lebih akurat.

Inovasi Pertanian: Mengakses teknik budidaya tanaman modern dan penanganan hama secara tepat.

Informasi Pasar: Memantau pembaruan harga komoditas pangan dan hasil bumi di tingkat regional maupun nasional.

Keterbukaan akses informasi harga pasar ini sangat penting agar para petani lokal memiliki posisi tawar yang jauh lebih kuat saat menjual hasil panen, sekaligus memangkas ketergantungan pada rantai tengkulak yang kerap merugikan.

Sinergi Pembangunan dan Pesan Jaga Fasilitas

Inisiatif penyediaan internet satelit di kawasan pesisir Kubu Raya ini diharapkan dapat memantik kolaborasi lintas sektor yang lebih masif ke depannya.

Pemenuhan infrastruktur digital di kawasan perbatasan, pesisir, dan pedalaman Kalbar diharapkan dapat diakomodasi lebih terencana melalui kerja sama sinergis antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta sektor swasta.

Mengakhiri keterangannya, Franciscus Maria Agustinus Sibarani menitipkan pesan khusus kepada jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat Desa Tanjung Beringin agar perangkat yang telah diberikan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara bijak.

“Saya titip pesan kepada seluruh perangkat desa dan warga, tolong dijaga dan dirawat alat ini dengan baik. Manfaatkan kuota serta akses internet yang ada untuk kegiatan-kegiatan produktif yang mendukung kemajuan dan kesejahteraan Desa Tanjung Beringin,” tutup Sibarani. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *