Berita Golkar – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, meminta kepada pemerintah pusat agar segera melakukan pembangunan jembatan bailey di kawasan Gunung Kong, Kecamatan Darul Makmur, setelah jembatan sepanjang 160 meter di wilayah ini putus dan ambruk akibat bencana alam banjir bandang tahun lalu.
“Pemerintah daerah berharap pemerintah pusat dapat merealisasikan pembangunan jembatan darurat type bailey yang rencananya dikerjakan oleh TNI,” kata Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan, Kamis (15/10/2026), dikutip dari aceh.antaranews.
Menurutnya, pembangunan jembatan bailey tersebut dimaksudkan sambil menunggu proses pembangunan jembatan permanen (rangka baja), yang rencananya akan dikerjakan oleh pemerintah pada tahun depan.
Teuku Raja Keumangan mengatakan pembangunan jembatan darurat di wilayah tersebut sangat penting dilakukan secepatnya, mengingat ratusan jiwa masyarakat di wilayah ini sangat membutuhkan jembatan guna memudahkan akses transportasi.
Selain memudahkan aktivitas ekonomi masyarakat, kehadiran jembatan bailey di Gunong Kong, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, juga sangat membantu transportasi siswa untuk lebih mudah ke sekolah.
Selama ini, kata dia, ratusan siswa di wilayah ini terpaksa naik perahu untuk menyeberangi sungai setiap harinya, karena jembatan rangka baja yang ada kini sama sekali tidak bisa dilintasi.
“Kami sangat berharap pemerintah pusat segera mempercepat pembangunan ini,” katanya menambahkan.
Walaupun belum dibangun jembatan rangka baja, setidaknya dibangun dulu jembatan Bailey oleh TNI agar akses masyarakat tidak terisolasi. Dokumen-dokumen pendukung yang diminta oleh pusat seluruhnya sudah kami siapkan dan selesaikan, kata Bupati Teuku Raja Keumangan. []



