Berita Golkar – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae menilai kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tidak seharusnya hanya diukur berdasarkan hasil survei semata. Menurutnya, penilaian terhadap seorang menteri harus mempertimbangkan capaian kebijakan dan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ridwan menegaskan bahwa langkah-langkah konkret, seperti menjaga keterjangkauan harga BBM bersubsidi, membuka ruang bagi keterlibatan pengusaha lokal di daerah penghasil, serta konsistensi dalam mendorong agenda hilirisasi nasional, merupakan bukti nyata kerja yang berdampak pada perekonomian rakyat.
“Rakyat lebih suka melihat fakta daripada membaca survei. Kalau melihat langkah-langkah yang dilakukan Pak Bahlil, ada sejumlah kebijakan konkret yang patut diapresiasi,” kata Ridwan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (15/10/2026), dikutip dari mediaindonesia.
Ia menambahkan bahwa Bahlil telah menunjukkan performa yang patut diperhitungkan melalui tiga pilar utama: menjaga stabilitas harga energi, pemberdayaan pengusaha daerah, dan penguatan struktur industri melalui hilirisasi. “Jangan hanya melihat angka survei, tetapi lihat fakta dan hasil kerjanya bagi rakyat,” ujarnya.
Stabilitas Harga BBM dan Keberpihakan Lokal
Ridwan menyoroti ketegasan pemerintah di bawah kepemimpinan Bahlil dalam menjaga harga BBM bersubsidi agar tetap terjangkau. Hal ini dinilai krusial mengingat kondisi geopolitik global yang tidak menentu serta ketidakpastian harga energi dunia yang terus bergejolak.
Stabilitas harga energi tersebut, lanjut Ridwan, sangat penting untuk melindungi daya beli masyarakat lapisan bawah serta menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi nasional agar tetap stabil.
Selain itu, kebijakan yang memberikan porsi lebih luas bagi pengusaha lokal dalam operasional pertambangan dinilai sebagai langkah strategis. Kebijakan ini memastikan agar pelaku usaha dan masyarakat di daerah penghasil tidak sekadar menjadi penonton, melainkan turut menikmati hasil pengelolaan sumber daya alam di wilayah mereka sendiri.
Hilirisasi sebagai Tonggak Ekonomi
Lebih lanjut, Ridwan menekankan bahwa program hilirisasi yang terus didorong oleh Menteri ESDM merupakan tonggak strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas nasional. Program ini tidak hanya memperkuat struktur industri dalam negeri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pemerataan manfaat ekonomi antarwilayah.
Oleh karena itu, Ridwan mengimbau publik agar membaca hasil survei secara proporsional. Ia menyarankan agar penilaian dilengkapi dengan evaluasi objektif atas kompleksitas tantangan yang dihadapi, arah kebijakan yang diambil, serta hasil nyata yang telah diwujudkan bagi kesejahteraan masyarakat luas. []



