Berita Golkar – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia meminta seluruh kader parpolnya tidak terpancing emosi usai kasus penusukan terhadap Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, Nus Kei, hingga tewas.
“Saya berharap kepada seluruh jajaran partai Golkar, terutama di Maluku Tenggara dapat tetap mengendalikan diri, jangan terpancing emosi, dan untuk ikut mendinginkan situasi,” kata Doli kepada wartawan, Senin (20/4/2026).
Pengendalian diri tersebut, menurut Doli, sekaligus mengawal proses hukum agar berjalan dengan baik-baiknya. Mengenai kasus ini, Doli mengaku terkait dan menyangkan peristiwa nahas menimpa Nus Kei.
“Di tengah kemajuan yang sudah kita rasakan dan kita upayakan terus sebagai sebuah bangsa, seharusnya semua persoalan bisa diselesaikan dengan dialog, kepala dingin, dan tanpa emosi,” ujar dia, dikutip dari Kompas.
Oleh karena itu, dia jug berharap agar kasus ini tidak ada kaitannya dengan urusan politik, apalagi Partai Golkar. “Dan kalau ini pun urusannya pribadi, saya berharap pihak keluarga juga tidak meresponsnya dengan pendekatan yang sama,” tegas Doli.
Doli menyarankan agar seluruhnya diserahkan kepada kepolisian untuk menindaklanjutinya.
Sebelumnya, peristiwa berawal ketika Nus Kei tiba di Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu siang sekitar pukul 11.10 WIT dari Bandara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku untuk menghadiri Musda Golkar.
Ketika sampai di depan pintu keluar bandara untuk menemui keluarganya, Nus Kei langsung ditikam oleh orang tidak kenal (OTK). OTK tersebut merupakan seorang pria yang memakai jaket merah dan menggunakan masker.
Pada momen tersebut, kakak Nus Kei, Antonius Rumatora langsung membanting pelaku. Namun, pelaku melawan dan melarikan diri. Setelah itu, Nus Kei sempat lari ke dalam bandara, tetapi terjatuh dan sempat memperoleh pertolongan dari petugas di lokasi.
Nus Kei lantas dilarikan ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun untuk penanganan medis. Nahas, korban dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit akibat pendarahan hebat serta luka pada organ vital. []



