16 April 2020

Anton Lami Suhadi Serahkan Ratusan APD dan Ribuan Sabun Untuk Semua Puskesmas di Sragen

Berita Golkar - Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) di Kabupaten Sragen, Partai Golkar memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju hazmat kepada Dinas Kesehatan (Dinkes). Juga 5.000 sabun pencuci tangan, 50 liter dan 20 ribu masker kepada warga masyarakat.

Bantuan diserahkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sragen Anton Lami Suhadi didampingi Ketua Harian Bambang Widjo Purwanto, Sekretaris Sri Pambudi dan Bendahara Pujono Elli Bayu Effendi, pada Rabu (15/4). Bantuan diterima Sekretaris Dinkes Fani Fandani.   

Baca Juga: Marsidik Tuntut Transparansi Penggunaan Dana Bantuan COVID-19 di Kutai Timur

Bambang Widjo Purwanto mengatakan, yang diserahkan antara lain 5.000 sabun pencuci tangan, 50 liter disinfektan serta 100 APD berupa baju hazmat untuk semua puskesmas di Sragen. Juga 20 ribu masker yang diberikan kepada masyarakat lewat para pengurus partai di tingkat kecamatan dan desa.

“Bantuan ini melalui penggalian dana dari gaji sebagai anggota DPRD dan iuran. Pokoknya dari sumber yang sifatnya tidak menganggu pemerintah,” tandas Bambang Pur, panggilan akrabnya.

Kali kedua juga diberikan APD, karena kebutuhan untuk puskesmas pasti sangat banyak. Mengingat di Sragen sudah ada kasus positif Covid 19, serta banyak orang dalam pemantauan (ODP) atau pasien dalam pengawasan (PDP).

 

Baca Juga: Peduli COVID-19, Golkar Kutai Timur Bakal Bagikan 15 Ton Beras

“Kami serahkan melalui puskesmas agar selanjtunya didistribusikan ke 25 puskesmas di 20 kecamatan,” kata politisi

Partai Golkar asal Kecamatan Gondang tersebut. Bantuan yang diberikan bukan kali pertama dan bukan yang terakhir. Sebab penggalangan dana dari Partai Golkar terus berjalan. Bayu Effendi menambahkan, untuk baju hazmat diberikan kepada puskesmas karena mereka sangat membutuhkan.

Apalagi setiap ada pasien yang sakit dan dirujuk dari puskesmas, baju hazmat hanya dipakai sekali dan selanjutnya dibuang.  “Baju hazmat diberikan untuk 25 puskesmas di Sragen, nanti kurangnya kalau kami bisa membantu akan menyusul,” kata Bayu yang juga Wakil Ketua DPRD Sragen.

Baca Juga: Meski Pandemi Corona, Melki Laka Lena Ingatkan Kemenkes Tidak Realokasi Anggaran DBD dan TB

Fani Fandani mengatakan, Dinkes berterima kasih atas bantuan baju hazmat yang diberikan Partai Golkar. Selanjutnya APD tersebut akan didistribusikan kepada 25 puskesmas di 20 kecamatan di Sragen.

“APD ini bakal didistribusikan di 25 puskesmas di Sragen, memang tidak semua petugas memakai baju hazmat ini. Misalnya nanti dipakai untuk petugas yang melakukan tracking contact. Kalau petugas biasa di puskesmas memakai masker dan kacamata,” jelas Fani. {www.suaramerdeka.com}

fokus berita : #Anton Lami Suhadi #Bambang Widjo Purwanto