28 Agustus 2020

Dave Laksono Bantah Brigjen Mohamad Hasan Jadi Danjen Kopassus Karena Dekat Jokowi

Berita Golkar - Eks pengawal Presiden Joko Widodo (Jokowi) Brigjen Mohamad Hasan mendapat promosi menjadi Danjen Kopassus. Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono yakin prosesnya ketat.

"Itu kan penugasan beliau dari Panglima TNI, tidak bisa sembarangan memberi jabatan hanya karena kedekatan pribadi. Tetapi melalui proses evaluasi yang sangat ketat," kata Dave kepada wartawan pada Jumat (28/8/2020).

Menurut Dave, meskipun Brigjen Mohamad Hasan pernah bertugas menjadi orang dekat Presiden Jokowi, bukan berarti ia tidak memiliki kemampuan menjadi Danjen Kopassus.

Baca Juga: Tunda Bangun Smelter di Gresik, Rudy Mas’ud Kecewa Freeport Tidak Gentlemen dan Hanya Isapan Jempol

"Saya tidak menilai tidak ada yang salah. Jangan hanya karena pernah bertugas dengan presiden otomatis dianggap tidak mampu menempati jabatan tersebut," ucap Dave.

Diberitakan sebelumnya, Brigjen Mohamad Hasan mendapat promosi menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus. Hasan, yang kini masih menjabat Wakil Danjen Kopassus, pernah menjadi pengawal Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Soal alasan mengapa Brigjen Moh Hasan yang dipilih, ini disebut sebagai bentuk bagian pembinaan karier. "Ini alasannya, pertama, adalah kepentingan organisasi. Yang kedua adalah kepentingan pembinaan karier yang bersangkutan," ujar Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi kepada wartawan, Jumat (28/8).

Baca Juga: Gugatan RCTI Terkait Lembaga Penyiaran Bikin Heboh, Nurul Arifin Janji Bersikap Adil Ke Masyarakat

Begitu lulus dari pendidikan, Hasan bertugas sebagai Komandan Unit Grup 1/Para Komando Kopassus di Serang. Setelah beberapa lama, ia pun kemudian 'keluar' markas dan menjadi Komandan Batalion Infanteri Raider Khusus 114/Satria Musara (2009-2011).

Brigjen Hasan lalu mendapat kepercayaan memegang teritori sebagai Komandan Kodim 0104/Aceh Timur hingga 2013. Tak lama, ia kembali pulang ke Korps Baret Merah itu. Ia dipercaya menjadi Wakil Asisten Personel Komandan Jenderal Kopassus.

Pada tahun yang sama, Brigjen Hasan diangkat jadi Komandan Batalion Infanteri Raider Khusus 114/Satria Musara (2009-2011). Lalu pada 2014, ia kembali bertugas di luar Kopassus menjadi Asrena Paspampres. {detik}

fokus berita : #Dave Laksono #Brigjen Mohamad Hasan