08 Desember 2017

Berita Golkar - Satuan Karya (Satkar) Ulama memberikan dukungan kepada Airlangga Hartarto menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Dukungan itu disampaikan mereka di Rumah Dinas Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/17) malam. Ketua Umum Satkar Ulama Ali Yahya mengatakan dukungan itu diberikan setelah memperhatikan hasil pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, 21 November 2017.

Dukungan yang diberikan sekaligus mencermati situasi politik dan proses hukum yang sedang dihadapi oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. Pasalnya, persoalan hukum yang menimpa Setya Novanto itu dianggap sangat mempengaruhi eksistensi dan elektabilitas Partai Golkar menghadapi tahun politik 2018 dan 2019.

"Dewan Pimpinan Pusat Satuan Karya Ulama Indonesia sebagai Organisasi Kemasyarakatan Karya dan Kekaryaan yang didirikan Partai Golkar memohon keikhlasan Bapak Setya Novanto, Ketua Umum DPP Partai Golkar 2016-2019 untuk legowo dan secara terhormat mengundurkan diri dari jabatan sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar masa bakti 2016-2019," kata Ali Yahya.

Yahya menjelaskan, berdasarkan Pasal 32 ayat 3 Anggaran Dasar Partai Golkar hasil Munaslub Partai Golkar 2016 di Denpasar Bali menyatakan Munaslub merupakan forum tertinggi sebagai cara melakukan pergantian posisi ketua umum. Untuk itu pihaknya mendukung pergantian ketua umum yang sesuai aturan yaitu lewat Munaslub.

Sementara itu, Airlangga Hartarto menuturkan bahwa selain Satkar Ulama, sudah ada lima organisasi sayap Partai Golkar yang memberikan dukungan terhadap dirinya. "Jadi mungkin 90 persen pengurus DPD tingkat satu, dengan demikian ini kan sudah dilengkapi baik dari Soksi, dari Kosgoro, MKGR, Majelis Dakwah Islamiyah, kemudian Himpunan Wanita Karya dan yang baru saja memberikan dukungan adalah Satkar Ulama," kata Airlangga.

Dengan adanya enam dukungan, lanjut Airlangga, yang sudah diberikan dari organisasi sayap Partai Golkar, ini menjadi bekal yang lengkap jelang Munaslub. "Tadi 31 DPD tingkat I sudah menemui dan menyerahkan surat kepada DPP dan DPP direncanakan untuk mengadakan pleno pada hari Senin nanti," katanya.

"Tentunya pleno hari Senin nanti akan menentukan jadwal Munas dan mudah-mudahan jadwal itu bisa diagendakan pada minggu ketiga bulan Desember," tambahnya. Tak cuma itu prngurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Papua, resmi memberikan dukungan untuk calon ketua umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Sekretaris DPD Papua Yacob Ingratubun mengatakan, Airlangga layak menjadi ketua umum menggantikan Setya Novanto. "Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Papua mendukung Calon Ketua Umum DPP Partai Golkar yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) pada Musyawarah Nasional Luar Biasa yang akan datang," katanya. [tribunnews]

 

fokus berita : #Ali Yahya


Kategori Berita Golkar Lainnya