05 Juli 2018

Assagaff-Rentanubun Kalah di Ambon, Richard Rahakbauw Mundur Dari DPRD Maluku

Berita Golkar - Sikap legowo ditunjukan Wakil Ketua DPRD Maluku Richard Rahakbauw. Richard Rahakbauw akhirnya meletakan jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Maluku. Politisi senior Partai Golkar Maluku ini mundur setelah pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Said Assagaff-Andreas Rentanubun (SANTUN) kalah di Pilkada Maluku 27 Juni 2018 lalu.

Pasangan petahana SANTUN yang diusung Partai Golkar dan dua Parpol lainnya hanya menempati posisi ketiga dari dua pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.“Surat pernyataan meletakan jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Maluku sudah saya layangkan ke DPD Partai Golkar Maluku,” kata Richrad kepada wartawan di DPRD Maluku, Rabu (4/7/2018) malam.

Richard menunjukan komitmennya dengan pernyatan politik yang dia buat, yakni akan meletakan jabatan Wakil Ketua DPRD Maluku jika pasangan SANTUN kalah di Kota Ambon saat Pilkada Maluku. Kota Ambon adalah Daerah Pemilihan (Dapil) Richard Rahakbauw saat Pileg 2014. “Prinsip saya satu kata dan satu perbuatan. Kalau sudah menyatakan meletakan jabatan sebagai wakil ketua, maka saya harus melakukannya dan ini sikap politik saya,” kata Richard.

Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Maluku ini juga menyampaikan terimah kasih kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Golkar Kota Ambon dan wilayah Maluku yang telah berjuang untuk memenangkan SANTUN calon yang diusung Golkar. “Namun Tuhan dan rakyat berkeinginan lain. Saya juga menyampaikan permohonan maaf kepada Pak Said Assagaff dan Pak Andreas atas kekalahan yang terjadi di Kota Ambon,” kata Richard.

Kolega Richard, Anos Yermias yang juga Ketua Komis C DPRD Maluku membenarkan pengunduran diri Richard. Menurut kader Golkar Maluku ini, surat pengunduran diri Richard sebagai Wakil Ketua DPRD Maluku dilayangkan setelah KPU Kota Ambon menggelar pleno hasil Pilgub Maluku untuk Kota Ambon, Rabu (4/7/2018).

Berdarsarkan hasil pleno KPU Kota Ambon, pasangan SANTUN menempati posisi ketiga. Sedangkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Herman Koedoeboen–Abdullah Vanath (HEBAT) dari jalur perseorangan menempati urutan pertama di Kota Ambon, pasangan Murad Ismail dan Barnabas Orno (BAILEO) yang diusung PDIP, Partai Gerindra, Partai NasDem, PKB, PAN, PPP, HANURA dan PKPI menempati urutan kedua.

Atas dasar itulah menurut Anos, Richard melayangkan surat pengunduran diri sebagai Wakil Ketua DPRD Maluku kepada DPD Partai Golkar Maluku. Ketua DPD Partai Golkar Maluku adalah Said Assagaff. [terasmaluku]

fokus berita : #Said Assagaff