Berita Golkar – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mendukung penuh akselerasi transformasi digital melalui sertifikasi teknologi. Ia menegaskan penerapan standar nasional pada drone pertanian sangat penting guna memperkuat daya saing industri masa kini.
Agus menyatakan bahwa instrumen standar merupakan kunci utama dalam menjamin keamanan produk pada pasar domestik. Menurutnya, langkah ini akan memastikan transformasi menuju Pertanian 4.0 didukung oleh teknologi yang tangguh serta kompetitif.
“Penerapan standar drone pertanian instrumen penting untuk menjamin kualitas dan keamanan produk yang beredar di pasar. Kami ingin memastikan bahwa transformasi menuju Pertanian 4.0 didukung oleh teknologi yang tangguh,” ujar Agus di Jakarta, Minggu (19/4/2026), dikutip dari RRI.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menekankan peran penting standardisasi dalam efisiensi industri. Lanjutnya, keseragaman mutu menjadi faktor krusial bagi alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk menembus pasar global.
Emmy berkomitmen memberikan pendampingan intensif bagi pelaku usaha melalui unit kerja sertifikasi yang berada di bawah naungannya. Menurutnya, upaya tersebut bertujuan agar produk inovasi anak bangsa memiliki kredibilitas tinggi serta mampu bersaing secara internasional.
“Standardisasi alsintan, termasuk drone, adalah kunci untuk menciptakan keseragaman mutu dan efisiensi operasional. Melalui sertifikasi yang dilakukan oleh unit kerja kami, kami berkomitmen mendampingi industri untuk naik kelas dan mampu bersaing di pasar global,” ucap Emmy.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menunjuk Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Logam dan Mesin (BBSPJILM) sebagai pelaksana. Lembaga tersebut menjalankan mandat sertifikasi produk drone pertanian berdasarkan kriteria yang tertuang dalam SNI 9199:2023.
Kepala BBSPJILM Mogadishu Djati Ertanto menegaskan kesiapan sumber daya manusia serta infrastruktur laboratorium uji milik instansinya. Lanjutnya, peningkatan kapabilitas auditor terus dilakukan guna merespons dinamika perkembangan teknologi pesawat tanpa awak yang sangat cepat.
Mogadishu memastikan bahwa setiap produk drone yang lulus sertifikasi memiliki integritas struktural dan fungsional yang valid. Menurutnya, keandalan operasional di lapangan menjadi fokus utama agar inovasi produsen lokal tidak hanya canggih di atas kertas.
Penggunaan drone untuk menyemprot pupuk dan pestisida memiliki risiko tinggi jika tidak memiliki standar mutu yang jelas. Ketidakefisienan operasional hingga ancaman keselamatan kerja dapat muncul akibat penggunaan teknologi yang belum teruji secara resmi.
Penerapan SNI 9199:2023 hadir sebagai solusi untuk memberikan jaminan keamanan sistem bagi seluruh pengguna teknologi tersebut. Sertifikasi ini membantu pelaku industri memitigasi risiko kegagalan fungsi alat. []



