Soal Board of Peace, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ajak Publik Dukung Diplomasi Prabowo

Berita Golkar – Presiden Prabowo Subianto menjelaskan berbagai langkah yang ditempuh demi menjaga perdamaian dunia, salah satunya melalui Board of Peace (BoP) bentukan Presiden AS Donald Trump, di depan tokoh ormas Islam dan para ulama. Prabowo menilai BoP salah satu ikhtiar mencapai perdamaian.

Hal disampaikan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Menteri ATR/BPN Nusron Wahid seusai pertemuan di Istana, Jakarta, Kamis (5/3/2026). Nusron mengajak semua pihak memberikan dukungan kepada pemerintah dalam berbagai upaya diplomasi.

“Posisi Pak Presiden, bangsa Indonesia sudah menerima BoP ini sebagai sarana, sebagai ikhtiar menuju perdamaian. Setidaknya ikhtiar ini dicoba dulu. Jangan sampai ikhtiar dan usahanya belum dilakukan, sudah diminta untuk keluar terlebih dahulu,” kata Nusron, dikutip dari Detik.

Nusron menjelaskan langkah Prabowo menjadi mediator AS dan Iran juga mendapat sambutan positif dari negara Timur Tengah. Nusron menyebut setidaknya Pakistan dan Uni Emirat Arab mendukung Indonesia memainkan peranan ini.

“Prinsipnya, Bapak Presiden menginginkan adanya pertemuan Amerika Serikat dengan Iran, untuk memediasi dan Iran membuka diri,” ujarnya.

“Dan kemudian langkah-langkah yang diambil Pak Presiden itu mendapat support dari beberapa negara Timur Tengah dan negara Islam lain, termasuk dari Pakistan, juga UAE (Uni Emirat Arab),” lanjutnya.

Dia mengatakan pemerintah berupaya mengantisipasi kemungkinan gejolak geopolitik yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi nasional, termasuk risiko terhadap pasokan energi maupun pangan apabila konflik di kawasan tersebut terus meluas. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *