Berita Golkar – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad berkomitmen mengejar target investasi sebesar Rp86 triliun tahun 2026. Hal ini sebagai respon cepat dari Gubernur Ansar atas target investasi besar yang diberikan pemerintah pusat.
Target itu dinilai cukup signifikan jika dibandingkan tahun 2025 lalu.
“Target tahun 2025 hanya sebesar Rp 47 triliun saja,” kata Ansar baru-baru ini.
Khusus tahun 2026 angka tersebut melonjak hingga Rp86 triliun.
“Angka ini paling besar untuk target se-Sumatra. Untuk itu kami pastikan rencana investasi besar ini bisa berjalan,” aku Ansar, dikutip dari Tribunnews.
Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Kepri tetap mendorong sejumlah sektor strategis di berbagai daerah di Kepri.
Ada sejumlah wilayah yang menjadi fokus investasi ke depan, diantaranya Kota Batam, Kabupaten Bintan, Karimun, hingga Kabupaten Lingga. Khusus di Kabupaten Bintan, Pemprov Kepri mulai mengarahkan investasi baru pada sektor industri berat.
“Investasi baru itu, misalnya industri baja dan investasi di wilayah KEK Galang Batang, Gunung Kijang,” kata dia.
Pemprov Kepri juga akan fokus pada pengembangan wilayah lain yang memiliki potensi besar.
Di Kabupaten Lingga, Pemprov akan menggesa rencana investasi strategis, termasuk pembangunan kawasan KEK Kiangsang. “Saat ini sedang dalam pembahasan Pemda Lingga,” bebernya.
Untuk sektor kelautan juga mulai menunjukkan perkembangan positif. Pengolahan dan pengembangan rumput laut di Singkep juga sudah berjalan cukup baik dan semoga berkembang pada masa yang akan datang.
“Semuanya sudah kami bahas bersama Menteri RI,” akunya.
Semoga saja, dengan banyaknya sektor investasi, target yang diberikan dapat mencapai target yang diberikan pada tahun 2026 ini. []



