Walikota Sachrudin Soal Teror Pocong Tangerang: Bukan Mistis, Bisa Jadi Modus Kriminal

Berita Golkar – Walikota Tangerang Sachrudin akhirnya angkat bicara mengenai isu teror pocong jadi-jadian yang tengah viral dan meresahkan warga Tangerang, Banten. Ia menegaskan bahwa kabar burung tersebut sama sekali tidak benar alias hoaks.

Isu mistis ini diduga sengaja diembuskan oleh oknum tak bertanggung jawab. Tujuannya tidak lain adalah untuk menakut-nakuti masyarakat demi melancarkan aksi kejahatan tertentu.

Sachrudin mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu liar ini. Terlebih, kondisi lingkungan di wilayah Tangerang saat ini sudah jauh lebih terang benderang berkat program pemerintah.

“Tidak ada yang namanya pocong. Kalau ada, saya yang hadapi. Di Kota Tangerang sudah ada Kampung Terang, dan pocong itu takut sama lampu,” ujar Sachrudin, dikutip dari Jawapos.

Meski menepis kabar mistis tersebut, ia meminta warga untuk tetap waspada. Pasalnya, ketakutan warga bisa saja dimanfaatkan oleh pelaku kriminal sebagai modus baru.

“Yang ada itu ulah orang-orang iseng yang tidak bertanggung jawab. Tujuannya menakut-nakuti warga dan mengambil keuntungan dari situasi. Karena itu, saya minta masyarakat jangan mudah terpancing, jangan mudah takut, dan tetap berpikir rasional,” tegasnya.

Lawan Hoaks dan Kejahatan Lewat Siskamling

Guna mengantisipasi gangguan keamanan yang nyata, Sachrudin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali mengaktifkan ronda malam atau Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). Menurutnya, keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama.

“Perkuat kembali ronda malam dan Siskamling. Warga harus saling menjaga dan peduli terhadap lingkungan sekitar agar berbagai bentuk gangguan keamanan maupun modus kejahatan bisa dicegah bersama,” katanya.

Ia juga meminta warga untuk memanfaatkan fasilitas pengaduan resmi jika melihat ada aktivitas atau orang yang mencurigakan di lingkungan mereka.

“Kalau ada kejadian mencurigakan atau membahayakan, segera laporkan melalui hotline 112, aplikasi LAKSA, maupun kanal pengaduan resmi Pemkot Tangerang. Kita jaga bersama Kota Tangerang agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” imbuhnya.

Berawal dari Viral di Media Sosial X

Sebelumnya, jagat maya dihebohkan oleh narasi teror pocong bersenjata tajam yang bergentayangan di wilayah Kabupaten dan Kota Tangerang. Modus ini disebut-sebut digunakan untuk merampok rumah warga pada malam hari. Namun, belum diketahui pasti terkait kebenaran isu ini.

Namun, fenomena ini rupanya bukan yang pertama. Sebelum meneror warga Tangerang, isu serupa juga sempat menggemparkan warga Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, di mana teror pocong tersebut dilaporkan berhasil ditangkap oleh warga setempat.

Kedua pelaku tersebut bernama lengkap RAS, 19 tahun, dan AF, 21. Keduanya berdomisili di Dusun Krajan, Desa Sumbersari, Kabupaten Bekasi. Mereka nekat melakukan teror selama tiga hari berturut-turut hanya karena keisengan semata. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *