10 Juli 2018

Berita Golkar - Wakil Presiden (wapres) RI Jusuf Kalla (JK) dalam beberapa kesempatan mengaku mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Indonesia periode kedua. Ternyata, hingga saat ini, mantan ketua umum DPP Partai Golkar itu belum pernah diajak membahas calon wapres pendamping Jokowi. Ada apa?

Jokowi disebut-sebut sudah mengantongi 10 kandidat cawapres. Sejumlah nama mengemuka, antara lain Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Puan Maharani, hingga Gubernur NTB TGB Muhammad Zainul Majdi.

Meski dekat dengan Jokowi, JK rupanya belum pernah diajak membahas bakal cawapres. Padahal, dalam beberapa kesempatan, JK sudah melontarkan kriteria yang pas jika mantan gubernur DKI Jakarta dan walikota Solo itu ingin menang dan melanjutkan program yang mereka rancang sebelumnya. "Belum, belum (tahu)," kata JK di Hotel JS Luwansa, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan seperti dikutip dari Detikcom, Selasa (10/7/2018).

Dia juga tidak tahu isi pembicaraan Jokowi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Istana Batu Tulis, Bogor. "Saya kira tahu hasil pembicaraan itu tentu berdua saja," ujarnya. Terkait dukungan Partai Golkar ke Jokowi, JK mengatakan Airlangga Hartarto yang lebih mengetahui. "Ya seperti itu, karena apa yang dibutuhkan oleh Golkar, saya sendiri bukan pengurus Golkar, tapi Pak Airlangga sudah mengumumkan (dukungan ke Jokowi)," katanya.

Soal dukungan Gubernur NTB, TGB Muhammad Zainul Majdi ke Jokowi, JK menyebutnya sebagai pilihan politik. "Politik itu kan bisa berubah-ubah, yang tidak berubah kepentingan," tambah JK. Menurut JK, dukungan TGB ke Jokowi baik karena menambah dukungan. "Ya baguslah, menambah dukungan artinya," katanya. TGB sebelumnya mengaku mendukung Jokowi lanjut 2 periode dengan alasan untuk kemaslahatan bangsa.

"Jadi keputusan apa pun itu harus mempertimbangkan kemaslahatan bangsa, umat, dan akal sehat. Keseluruhan dari tiga hal ini menurut saya, pantas dan fair kalau kita beri kesempatan kepada Bapak Presiden Jokowi untuk menyelesaikan tugas-tugas yang selama empat tahun ini beliau mulai," kata TGB. [rakyatku]

fokus berita : #Jusuf Kalla


Kategori Berita Golkar Lainnya