DPP, Slipi  

4 Hal Unik HUT ke-62 Partai Golkar: Tanpa Hotel, 620 Ribu Sembako hingga Bendera 1.062 Meter

Berita Golkar – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar pada 2026 menghadirkan sejumlah hal unik. Mulai dari arahan menggelar perayaan sederhana tanpa menggunakan hotel, pembagian 620.000 paket sembako ke seluruh Indonesia, penggunaan angka 62 dalam berbagai agenda, hingga pembentangan bendera partai sepanjang 1.062 meter di perbukitan Sumba Timur.

Rangkaian kegiatan ini memperlihatkan beragam cara Golkar memperingati perjalanan partai sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menekankan pentingnya tindakan nyata dibandingkan sekadar menyampaikan pidato. Dalam tasyakuran dan doa bersama HUT ke-62 Golkar pada 20 Oktober 2026, ia menyampaikan pesan tegas kepada kader partainya.

“Kalau dulu pidato-pidato itu penting. Ketua umum kalau pidato itu kan gagah. Kalau sekarang ketua partai terlalu banyak pidato tidak berbuat di lapangan, gen Z tidak akan melihat kita,” ucapnya.

Pernyataan tersebut menjadi relevan ketika melihat rangkaian kegiatan HUT Golkar tahun ini. Sejumlah agenda tidak hanya berpusat pada seremoni, tetapi juga mencakup kegiatan sosial, konsolidasi kader, pemberdayaan masyarakat, dan kreativitas pengurus di daerah.

1. Bahlil Minta Perayaan Sederhana, Tak Digelar di Hotel

Hal pertama yang menonjol adalah arahan Bahlil agar perayaan HUT ke-62 berlangsung sederhana dan tidak menggunakan hotel sebagai lokasi kegiatan. Konsep tersebut berkaitan dengan kondisi masyarakat dan situasi global yang perlu menjadi perhatian bersama.

Bahlil menekankan pentingnya menunjukkan empati terhadap persoalan rakyat. Ia juga menegaskan identitas partainya melalui pernyataan bahwa Golkar dilahirkan dari rakyat.

Pesan tersebut menjadi landasan agar perayaan ulang tahun tidak hanya berorientasi pada seremoni internal, tetapi juga mencerminkan kedekatan partai dengan masyarakat. Kesederhanaan acara diharapkan sejalan dengan upaya menghadirkan kegiatan yang lebih bermakna bagi publik.

2. Angka 62 Jadi Identitas, dari 620 Pendonor hingga Apel Akbar 62 Ribu Kader

Keunikan kedua terlihat dari penggunaan angka 62 dalam berbagai agenda peringatan. Angka yang menandai usia partai tersebut diterjemahkan menjadi target dan konsep kegiatan.

Dalam rangkaian HUT tahun ini, Golkar merencanakan kegiatan donor darah dengan target 620 pendonor. Pada puncak perayaan yang dijadwalkan berlangsung pada 29 November 2026 di Bandung, Jawa Barat, partai juga merancang apel akbar yang melibatkan sekitar 62.000 kader.

Agenda lainnya mencakup pemberdayaan 620 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Golkar Run dengan jarak 6,2 kilometer, serta jalan sehat keluarga dengan rute 2,6 kilometer.

Penggunaan angka tersebut memberikan ciri khas pada rangkaian HUT ke-62. Konsep ini sekaligus menghubungkan usia partai dengan kegiatan konsolidasi kader, olahraga, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Agenda-agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan yang dijadwalkan berlanjut hingga November 2026.

3. Sebanyak 620 Ribu Paket Sembako Menjangkau 38 Provinsi

Keunikan ketiga adalah skala kegiatan sosial yang menjangkau masyarakat di seluruh Indonesia. Dalam rangka HUT ke-62, Golkar menyalurkan 620.000 paket sembako di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Penyaluran dilakukan secara bertahap, bukan seluruhnya pada satu hari.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Wihaji, mengatakan penerima bantuan mencakup berbagai kelompok masyarakat, mulai dari penyandang disabilitas, pengemudi ojek online, perempuan kepala rumah tangga, hingga marbot masjid.

Menurut Wihaji, pembagian sembako merupakan tradisi yang telah lama dijalankan Golkar sekaligus bagian dari rasa syukur atas perjalanan partai yang memasuki usia 62 tahun. Salah satu penyaluran dilakukan di Aceh Tamiang bersama Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), dengan membagikan 6.262 paket sembako.

Besarnya jangkauan program tersebut menjadikan bantuan sosial sebagai salah satu agenda utama peringatan tahun ini. Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa rangkaian HUT tidak hanya berpusat pada acara di tingkat pusat, tetapi melibatkan struktur partai di berbagai daerah.

4. Bendera Golkar Sepanjang 1.062 Meter Membentang di Sumba Timur

Keunikan keempat datang dari Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Pada Minggu, 25 Oktober 2026, bendera Partai Golkar dibentangkan dan diarak sepanjang 1.062 meter di kawasan perbukitan Hiliwuku–Piarakuku. Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 2.200 bendera dan memperoleh penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia–Dunia (LEPRID).

Aksi itu diprakarsai Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari daerah pemilihan NTT 2, Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga atau Umbu Rudi Kabunang. Penghargaan juga diberikan kepada Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, yang disebut sebagai inspirator kegiatan pembentangan bendera tersebut.

Bentangan bendera di kawasan perbukitan menjadi contoh kreativitas kader daerah dalam memperingati hari jadi partai. Selain membawa identitas Golkar ke ruang publik, kegiatan ini juga menampilkan lanskap alam Sumba Timur sebagai bagian dari daya tarik acara.

Dari Perayaan Menuju Karya Nyata

Empat hal tersebut memperlihatkan beragam pendekatan Golkar dalam memperingati usia ke-62: kesederhanaan acara, penggunaan angka yang khas, penyaluran bantuan sosial berskala nasional, serta kreativitas kader di daerah.

Rangkaian peringatan masih dijadwalkan berlanjut hingga puncak acara pada 29 November 2026 di Bandung, termasuk rencana apel akbar 62.000 kader dan kegiatan pemberdayaan UMKM.

Pesan Bahlil tentang pentingnya tindakan nyata menjadi pengingat bahwa perayaan ulang tahun perlu diikuti kerja yang memberi manfaat bagi masyarakat. Pembagian sembako, agenda pemberdayaan, dan berbagai kegiatan di daerah dapat menjadi bagian dari upaya tersebut, sepanjang pelaksanaannya benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pada akhirnya, ukuran penting sebuah peringatan tidak berhenti pada kemeriahan acara atau besarnya angka yang dicatat. Konsistensi menjalankan program, menjaga kedekatan dengan masyarakat, dan menghadirkan manfaat setelah perayaan usai akan menentukan sejauh mana semangat HUT ke-62 benar-benar diwujudkan dalam kerja partai.