Sari Yuliati Tegaskan Konsolidasi Kosgoro 1957 Tak Cukup Administratif, Kader Harus Hadir di Tengah Rakyat

Berita GolkarOrganisasi pendiri Partai Golkar, Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi kelembagaan secara menyeluruh, guna memaksimalkan peran organisasi dalam mendukung kesuksesan Partai Golkar di Pilpres 2029 mendatang.

Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Sari Yuliati, memberikan target spesifik kepada seluruh organ gerakan di bawah naungan Kosgoro 1957, agar segera merealisasikan penataan struktur organisasi secara optimal dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

“Saya menantang seluruh gerakan Kosgoro 1957 untuk terus memperkuat struktur hingga minimal seluruh provinsi dan sekurang-kurangnya setengah kabupaten/kota seluruh Indonesia paling lambat akhir Desember 2027,” tegas Sari, saat membuka Musyawarah Besar V Gerakan Kosgoro 1957 di DPP Golkar, Jakarta, Minggu (13/9/2026).

Menurutnya, penguatan struktur wilayah ini dinilai memiliki urgensi tinggi bagi masa depan organisasi dan Partai Golkar. Konsolidasi ini penting bukan hanya untuk memperkuat kelembagaan Kosgoro 1957, tetapi juga untuk meningkatkan daya dukung terhadap Partai Golkar menuju Pemilu 2029.

Kendati demikian, dia mengingatkan bahwa aktivitas organisasi tidak boleh terbatas pada aspek administratif semata. Keberadaan kader di tengah masyarakat harus dirasakan secara langsung melalui aksi nyata.

“Konsolidasi tidak boleh hanya berhenti pada struktur. Kita harus hadir dan dekat dengan rakyat melalui program-program nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Sari, dikutip dari Akurat.

Nilai-nilai pengabdian tersebut sekaligus menjadi landasan moral bagi setiap kader dalam menjalankan roda organisasi sehari-hari di berbagai wilayah penugasan. “Kader Kosgoro 1957 harus hidup bersama rakyat, berkarya, dan mengabdi untuk rakyat. Itulah wujud nyata dari Tri Dharma Kosgoro,” tuturnya.

Melalui penyelenggaraan musyawarah besar ini, pimpinan berharap seluruh rangkaian agenda dapat merumuskan langkah taktis serta arah kebijakan yang progresif bagi organisasi ke depan.

“Para peserta Mubes yang saya banggakan, saya berharap Mubes Bersama tahun 2026 ini mampu menghasilkan evaluasi, program kerja, target konsolidasi, serta kepemimpinan yang kuat, kredibel, dan mampu menjalankan agenda organisasi secara progresif dan terukur,” tutupnya. []