Berita Golkar – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram akan membawa sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam kunjungan kerja ke Kota Pengzhou, Cina, pada Oktober 2026. Seluruh biaya akomodasi dan transportasi rombongan selama berada di Cina disebut akan ditanggung Pemerintah Kota Pengzhou.
Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari kunjungan balasan sekaligus momentum untuk mempromosikan produk unggulan UMKM Kota Mataram ke pasar internasional.
“Yang penting adalah mereka bisa berdiskusi dan berdialog terkait dengan sertifikasi halal dan aspek lainnya. Sebab, pihak sana (Pemerintah Pengzhou, red) memiliki atensi khusus terkait regulasi tersebut,” kata Mohan, dikutip dari InsideLombok.
Menurutnya, pembahasan mengenai sertifikasi halal menjadi salah satu hal penting dalam kunjungan tersebut. Selain promosi produk, pelaku UMKM akan mendapat kesempatan berdiskusi secara langsung mengenai standar dan sertifikasi yang dibutuhkan untuk memasuki pasar Cina.
Mohan berharap kunjungan tersebut dapat membuka peluang bagi produk UMKM Kota Mataram untuk memperluas pasar hingga ke Cina sekaligus memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.
“Harapannya, produk kita bisa masuk ke pangsa pasar Cina dan memberikan dampak positif yang berlanjut bagi ekonomi daerah,” jelasnya.
Namun, tidak semua pelaku UMKM akan ikut dalam rombongan. Produk yang dibawa akan melalui proses kurasi berdasarkan kebutuhan yang telah dipetakan Pemerintah Kota Pengzhou saat melakukan kunjungan ke Kota Mataram beberapa waktu lalu.
“Kedatangan mereka kemarin sudah meninggalkan catatan mengenai jenis produk yang dibutuhkan. Jadi yang berangkat tidak hanya unsur pemerintah, tetapi juga pelaku usaha yang telah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan,” terangnya.
Mohan menambahkan, seluruh biaya akomodasi dan transportasi rombongan selama berada di Cina akan ditanggung Pemerintah Kota Pengzhou.
“Semua ditanggung oleh Pemerintah Pengzhou, mulai dari akomodasi hingga transportasi,” pungkas Wali Kota Mataram dua periode tersebut. []



