Berita Golkar – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bulungan mencapai 10,62 persen pada kuartal II 2026 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Pemkab Bulungan berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan tersebut melalui penguatan investasi dan pengendalian inflasi, terutama dengan memastikan ketersediaan bahan pokok di pasaran.
Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, tren pertumbuhan ekonomi daerah menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, pertumbuhan ekonomi Bulungan tercatat sekitar 3,85 persen dan meningkat menjadi 5,54 persen pada 2025.
“Alhamdulillah, berdasarkan data BPS yang dirilis pada kuartal kedua 2026, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bulungan tumbuh sebesar 10,62 persen,”kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Jumat (16/10/2026), dikutip dari RadarTarakan.
Menurutnya, capaian tersebut perlu dijaga di tengah kondisi perekonomian yang dinamis, baik pada tingkat internasional, regional, maupun nasional. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menjaga iklim investasi agar kegiatan ekonomi di Bulungan tetap berkembang.
“Selain mendorong investasi, Pemda Bulungan juga menyiapkan langkah konkret untuk mengendalikan laju inflasi. Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” ungkapnya.
Syarwani menegaskan, salah satu langkah yang menjadi perhatian ialah memastikan pasokan sembilan bahan pokok tersedia dan tidak mengalami kekosongan. Sebab, gangguan pasokan dapat memengaruhi harga barang dan berdampak terhadap indeks harga di Kabupaten Bulungan.
“Kita terus berkomitmen menjaga struktur dan pertumbuhan ekonomi. Dalam penanganan inflasi, ketersediaan pasokan sembilan bahan pokok harus dipastikan agar tidak terjadi kekosongan yang berdampak terhadap harga,” pungkasnya. []



