Berita Golkar – Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan total nilai Rp. 1,25 miliar untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Ngada dan Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut mencakup dukungan kebutuhan pokok bagi warga terdampak serta bantuan untuk masyarakat dan lingkungan pendidikan di wilayah yang mengalami dampak bencana dengan nilai mencapai Rp1,25 miliar.
Melalui program SOKSI Peduli, penyaluran bantuan dilakukan dengan melibatkan Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Provinsi NTT. Program ini menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi dampak gempa, mulai dari kerusakan tempat tinggal hingga terganggunya aktivitas sehari-hari.
Ketua Umum Depinas SOKSI, Mukhamad Misbakhun, menegaskan bahwa kepedulian terhadap korban bencana harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Menurutnya, solidaritas dan gotong royong diperlukan agar masyarakat terdampak memperoleh dukungan dalam memenuhi kebutuhan serta memulihkan kehidupan mereka.
“Bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga membawa tantangan bagi masyarakat untuk kembali menjalani kehidupan secara normal. Dalam situasi seperti ini, kepedulian harus hadir dalam tindakan. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga sekaligus memberikan semangat untuk bangkit dari situasi sulit,” ujar Misbakhun.
Di Kabupaten Ngada, bantuan menjangkau 5.663 penerima manfaat. Mereka terdiri atas 3.863 warga terdampak, 1.180 siswa, 367 anggota komite sekolah, 99 tenaga pendidik, 88 tenaga pendamping RSP Riung, serta 66 mahasiswa STIPER FB.
Penyaluran bantuan menjangkau sejumlah wilayah di Kecamatan Riung Barat, Bajawa, dan Riung. Wilayah tersebut meliputi Kampung Nampe di Desa Wolomeze I, Kampung Nggiringling dan Nawang di Desa Ria, Kampung Ubidolumolo di Desa Ubidolumolo II, Kampung Marotauk di Desa Sambinasi Barat, Kampung Ruki di Desa Sambinasi Tengah, serta Kampung Mbarungkeli di Desa Latung Barat.
Selain masyarakat terdampak, bantuan di Kabupaten Ngada juga menyasar lingkungan pendidikan. Sejumlah sekolah penerima bantuan antara lain SDK Ria, SDK Mbarungkeli, SDK Rawangkalo, SDK Bekek, SDK Ngusumana, SDK Poma, SDK Lopijo, SDK Ruping Mok, SDK Welas, SDK Warukia, SDK Terong Kedong, SMPS Regina Pacis Bajawa, SMAN 1 Riung Barat, SMPS Fatima Warukia, dan SMKN Riung Lengkosambi.
Sementara itu, di Kabupaten Manggarai Timur, bantuan kebutuhan pokok disalurkan kepada sekitar 1.000 warga terdampak gempa. Bantuan berupa mi instan, air minum kemasan, serta kebutuhan rumah tangga disalurkan secara langsung untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat setelah bencana.
Penyaluran di Manggarai Timur menjangkau sejumlah wilayah, antara lain Bangka Leleng, Gurung Turi, Nggalak Leleng, Lento, Buti, Golo Lembur, Bea Waek, Golo Wune, Poco Lia, dan Pocong. Distribusi bantuan dilaksanakan dalam beberapa tahap pada Agustus hingga September 2026 dengan melibatkan Depidar SOKSI Provinsi NTT.
Misbakhun menambahkan, pemulihan pascabencana membutuhkan kerja sama dan kepedulian dari berbagai pihak. Dukungan bagi masyarakat, termasuk anak-anak dan tenaga pendidik, menjadi bagian penting agar aktivitas sosial dan pendidikan dapat kembali berjalan secara bertahap.
“Semangat gotong royong harus terus kita jaga, terutama ketika saudara-saudara kita menghadapi musibah. Bantuan ini diharapkan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi pengingat bahwa masyarakat terdampak tidak sendirian dalam menghadapi masa pemulihan,” tambahnya.
Melalui program SOKSI Peduli, Depinas SOKSI bersama Depidar SOKSI Provinsi NTT berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak gempa di kedua kabupaten. Penyaluran ini sekaligus menegaskan pentingnya solidaritas sosial dan kerja bersama dalam mendukung warga melewati masa sulit setelah bencana. []



