Tb Iman Ariyadi: Aspirasi dan Amanah Kader SOKSI Daerah Minta Bahlil Lahadalia Pimpin Partai Golkar 2 Periode

Berita Golkar – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2026 Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) resmi ditutup dengan sejumlah keputusan strategis organisasi serta penegasan dukungan politik terhadap pemerintah dan Partai Golkar.

Penutupan acara Rakernas I dan Rapimnas I SOKSI Tahun 2026 yang digelar di Hotel Indigo, Kota Bandung, Sabtu (16/5), dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Sekjen DPP Partai Golkar M Sarmuji dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Tb Ace Hasan Syadzily. Turut hadir Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syaifuddin.

Ketua Panitia Penyelenggara Rakernas I dan Rapimnas I SOKSI Tahun 2026, TB Iman Aryadi mengatakan sejumlah rekomendasi eksternal dan internal yang dihasilkan Rapimnas.

Secara eksternal, rekomendasi hasil Rapimnas SOKSI mengusulkan pendiri SOKSI, Prof Dr Suhardiman sebagai pahlawan nasional. Dalam rekomendasi SOKSI, kata Imam Aryadi juga memberikan dukungan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam pembangunan nasional. “Termasuk SOKSI juga mendorong penguatan implementasi sistem ekonomi Pancasila,” kata Iman Aryadi.

Di samping itu, rekomendasi SOKSI mengungkapkan adanya aspirasi dari berbagai Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI yang meminta Bahlil untuk memimpin Partai Golkar selama dua periode.

“Dukungan ini merupakan amanah dari para kader SOKSI. Aspirasi daerah sangat kuat dan konsisten,” ujar Iman didamping Ketua Panitia Pengarah Hakim Kamarudin dan Ketua Panitia Pelaksana Risman Pasigai dalam menyampaikan rekomendasi hasil Rapimnas SOKSI Tahun 2026.

Sementara itu rekomendasi yang bersifat internal diantaranya penyempurnaan program silabus Pendidikan Politik Kader Bangsa (P2KB) dan penguatan sistem perkaderan. “SOKSI juga merekomendasikan percepatan konsolidasi SOKSI di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Rekomendasi lainnya adalah penataan konsentrasi dan lembaga-lembaga SOKSI serta penyusunan peraturan organisasi, meliputi hubungan Partai Golkar–SOKSI serta penetapan Ketua Umum Partai Golkar sebagai Dewan Kehormatan Khusus.

“Serta rekomendasi penguatan fungsi penanggulangan bencana melalui optimalisasi Bakornas sebagai respons atas perubahan iklim,” katanya.

Ia berharap keputusan dan hasil rekomendasi dari Rapimnas dapat memberikan kontribusi nyata bagi organisasi serta memperkuat peran SOKSI dalam pembangunan bangsa.

Sebelumnya, dalam pembukaan Rakernas dan Rapimnas SOKSI Tahun 2026, Ketua Umum Depinas SOKSI, Mukhamad Misbakhun mengatakan forum Rakernas dan Rapimnas menjadi panggung penting bagi konsolidasi internal organisasi SOKSI sekaligus penguatan struktur politik Partai Golkar.

Dalam pidatonya, Misbakhun menyebut bahwa konsolidasi SOKSI dilakukan untuk memperkuat langkah konsolidasi yang dipimpin Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Menurutnya, organisasi yang terkonsolidasi harus mampu menunjukkan bukti konkret, terutama melalui sistem kaderisasi yang kuat dan terukur.

“Apa yang kami lakukan hari ini adalah bagian dari konsolidasi besar Partai Golkar. Konsolidasi SOKSI ini adalah upaya untuk memberikan penguatan terhadap konsolidasi yang dilakukan Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Ormas yang terkonsolidasi harus membuktikan diri melalui kaderisasi yang kuat,” ujar Misbakhun. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *