Babel Terdepan! Gubernur Hidayat Arsani Perkuat Abpednas untuk Kawal Desa Lebih Kuat

Berita Golkar – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani memperkuat legitimasi DPD dan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) se-Kepulauan Babel, guna menyukseskan gerakan Jaga Desa Jaga Indonesia di daerah itu.

“Selama dua hari ini kita melakukan pendataan dan penguatan desa untuk menggaungkan gerakan Jaga Desa Jaga Indonesia,” kata Hidayat Arsani saat menghadiri Bimtek Pemutakhiran Data Keanggotaan dan Konsolidasi DPP Abpednas se-Babel di Pangkalpinang, Selasa (14/4/2026).

Ia menegaskan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung mendukung penuh visi misi Presiden Prabowo Subianto terkait gerakan Jaga Desa Jaga Indonesia, guna meningkatkan kesejahteraan dan sumber daya manusia masyarakat desa untuk mendukung perekonomian nasional.

Ia menyatakan Bimtek Pemutakhiran Data Keanggotaan dan Konsolidasi DPP Abpednas se-Babel memiliki arti penting dan strategis dalam penataan organisasi, penegasan identitas keanggotaan, serta penguatan Abpednas secara nasional.

“Melalui kegiatan ini tentunya akan terbangun sinergi yang kuat antara DPD dan DPC dalam menyukseskan proses verifikasi dan validasi data, termasuk percepatan penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) Abpednas,” katanya, dikutip dari Antaranews.

Menurut dia, desa adalah ujung tombak pembangunan. Kekuatan desa akan sangat menentukan kemajuan daerah secara keseluruhan. Oleh karena itu, kami sangat mendukung upaya penguatan kelembagaan desa agar semakin profesional dan berintegritas.

“Kami mendukung penguatan kelembagaan desa, termasuk peran BPD ini sebagai lembaga representatif masyarakat di tingkat desa,” katanya.

Sekjen DPP Abpednas Adhitya Yusma Perdana mengapresiasi Gubernur Kepulauan Babel mempercepat penerbitan KTA Abpednas, sehingga Babel menempati urutan pertama se-Indonesia. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam penataan organisasi serta penguatan identitas keanggotaan.

“Saya apresiasi prestasi Ketua DPD Abpednas Kepulauan Babel dalam percepatan penerbitan KTA yang hanya membutuhkan waktu dua hari, dari 41 anggota menjadi 2.400 anggota. Percepatan penerbitan KTA menjadi bagian penting dalam mempertegas identitas keanggotaan,” katanya.

Menurut dia, sinergi antara pemerintah daerah dan Abpednas di Babel juga mulai diarahkan pada berbagai program strategis yang menyentuh langsung tata kelola desa dan kehidupan masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah program Jaga Desa Jaga Indonesia, yang bertujuan memperkuat pengawasan dan pembinaan di tingkat desa.

“Melalui program Jaga Desa artinya mengurangi kepala desa yang terjerat hukum melalui pendampingan pihak kejaksaan. Kemudian, Jaga Dapur MBG artinya sama-sama melakukan pengawasan terhadap operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selanjutnya Jaga Indonesia Pintar untuk mengawasi penyaluran program Indonesia Pintar,” katanya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *