Bahlil Lahadalia Gebrak Rakernas SOKSI: Partai Golkar Harus Perkuat Kader dan Rebut Lebih Banyak Kursi Parlemen!

Berita Golkar – Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat peran kekaryaan dalam menghadapi tantangan ekonomi dan politik nasional melalui pelaksanaan Rakernas I dan Rapimnas I di Kota Bandung.

Forum nasional yang berlangsung pada 15-17 Mei 2026 di Hotel Indigo Bandung Dago Pakar itu tak hanya menjadi ajang konsolidasi internal organisasi, tetapi juga membahas tekanan ekonomi global, dinamika politik nasional hingga persoalan kemiskinan yang masih dialami kalangan buruh perkebunan.

Kegiatan bertema “Memperkuat Peran Kekaryaan dalam Transformasi Ekonomi dan Demokrasi Inklusif” tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional serta kader Partai Golkar dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menegaskan, SOKSI merupakan salah satu organisasi pendiri Golkar yang memiliki posisi strategis dalam perjalanan politik partai berlambang pohon beringin itu.

Menurutnya, SOKSI harus segera melakukan konsolidasi organisasi dan memperkuat kerja-kerja lapangan guna meningkatkan kualitas kader sekaligus mendongkrak perolehan kursi Partai Golkar di parlemen pada seluruh tingkatan.

“Saya berharap SOKSI segera melakukan konsolidasi serta kerja-kerja lapangan guna meningkatkan kualitas kader, sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan perolehan kursi di parlemen, baik di DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota,” ujar Bahlil saat penutupan Rakernas dan Rapimnas SOKSI, dikutip dari RMOLJabar.

Bahlil juga menegaskan, penguatan organisasi akan terus dilakukan melalui kaderisasi dan program pendidikan kader bangsa untuk mencetak kader-kader terbaik yang nantinya dipersiapkan mengisi berbagai posisi strategis di Partai Golkar.

Ia menekankan, Partai Golkar adalah karya kekaryaan yang selalu berpihak kepada rakyat.

“Tagline kita jelas, ‘Suara Rakyat, Suara Golkar’. Maka setiap keputusan dan program negara yang berkaitan dengan rakyat harus berpihak kepada rakyat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bahlil turut menyinggung pentingnya pengawalan terhadap perubahan dan penyusunan Undang-Undang Politik agar tetap berpihak pada kepentingan bangsa, bukan kelompok tertentu.

“DPP Partai Golkar akan terus mengawal perubahan dan penyusunan Undang-Undang Politik yang terbaik bagi negara dan Partai Golkar. Jangan sampai hanya menguntungkan kelompok tertentu,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional SOKSI, Mukhamad Misbakhun mengatakan, kaderisasi menjadi fokus utama organisasi dalam memperkuat kontribusi politik Golkar ke depan.

“Kita akan melakukan kaderisasi dengan cara konsolidasi. Hal itu dilakukan guna mempersiapkan kader-kader terbaik untuk disiapkan kedepannya bagi Golkar,” ujar Misbakhun. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *