08 Desember 2019

Berita Golkar - Para tokoh Islam di Banten tidak diragukan lagi komitmennya soal Indonesia dan Pancasila. Para tokoh di Banten telah banyak berkontribusi besar dalam pembangunan nasional terutama di era kemerdekaan ini.

Demikian disampaikan tokoh senior HMI, Akbar Tandjung, saat menghadiri pelantikan Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Lebak dan UP-Grading serta Rapat Program Kerja 2019-2024, di Gedung DPRD Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (8/12).

Baca Juga: Mimpi Akbar Tandjung Golkar Kembali Jaya

"Tokoh-tokoh Islam menjadi pendiri bangsa ini diantaranya, KH Wahid Hasyim, Kibagus Hadi Kusumo, tokoh tokoh Islam baik dari NU mapun Muhammadiyah,” tutur Akbar Tandjung.

Akbar Tanjung berharap KAHMI turut meyakinkan pada semua elemen, juga masyarakat agar tidak menganut paham radikalisme. Karena, apa yang telah menjadi ideologi negara kita yaitu pancasila.

Jadi tidak ada sesuatu alasan yang menjadikan adanya pikiran pikiran mengarah ke radikalisme. Apalagi dari jaman dahulu kita tahu bahwa para pejuang kemerdekaan banyak para tokoh- tokoh pendiri Islam diseluruh pelosok daerah maupun negara, dan tentunya yang ada di Banten,”ujarnya.

Baca Juga: Ferdiansyah Minta Tokoh Masyarakat Jadi Teladan Perilaku Empat Pilar Kebangsaan Di Keseharian

Tokoh senior Golkar ini juga meminta pada semua elemen baik para tokoh, masyarakat dan juga aparat hukum yang ada di Banten, untuk terus memantau dan menghentikan rantai-rantai paham radikalisme. Karena, dalam ajaran Islam tidak ada satupun yang mengajarkan paham radikalisme.

"Saya minta kepada semua pihak untuk menolak paham radikalisme, kalau memang ada paham radikalisme, berikan pemahaman pada jalan yang benar agar paham radikalisme tidak membudaya di tengah-tengah masyarakat,” demikian Akbar Tanjung. {www.rmolbanten.com}

fokus berita : #Akbar Tanjung


Kategori Berita Golkar Lainnya