17 Januari 2020

Berita Golkar - Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) ingin digitalisasi juga dilakukan oleh koperasi. Menurut Ketua Dekopin Nurdin Halid, digitalisasi penting untuk keberlanjutan koperasi di tengah banyaknya disrupsi dan menghadapi era industri 4.0.

"Untuk menghadapi Industri 4.0 di Dekopin akan dikhususkan suatu bidang IT," ucap Nurdin saat berada di Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (16/01/2020)

Nurdin juga mengatakan untuk mendorong digitalisasi koperasi, Dekopin berniat menggandeng Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Big data base menjadi alasan Dekopin menggandeng Dukcapil.

Baca Juga: Menko Airlangga Hartarto Sebut Buruh Dukung Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

"Kita harus memiliki big data base yang dapat mengelola potensi keanggotaan koperasi nasional," kata Nurdin.

Pihak lain yang akan digendeng oleh Dekopin adalah staf khusus kepresidenan Andi Taufan yang juga CEO fintech peer to peer lending Amartha untuk menjadi konsultan. "Nanti kami juga berencana untuk menggandeng Stafsus kepresidenan, Andi Taufan," ujar Nurdin.

Menurut Nurdin, dampak revolusi industri 4.0 juga bakal mengubah secara sistematik pada tatanan pemerintahan dan pelaku usaha.

Baca Juga: Jadi Ketua DPP, Andi Rio Idris Padjalangi Siap Bekerja Untuk Partai

 

Dekopin pun dinilai perlu berubah menghadapi tantangan gerakan koperasi yang belum memberikan kinerja bisnis yang optimal. "Untuk menghadapi Industri 4.0 di Dekopin akan dikhususkan suatu bidang IT," ucap Nurdin.

Dekopin sendiri menilai dalam era disrupsi teknologi, ekonomi, sosial dan budaya telah mengubah ekspektasi komunitas menjadi perubahan yang cepat dan kebaharuan. Jika tidak berubah maka koperasi akan tertinggal. {money.kompas.com}

fokus berita : #Nurdin Halid


Kategori Berita Golkar Lainnya