17 Februari 2020

Azis Syamsuddin Pastikan Omnibus Law Dibahas Dengan Transparan dan Melibatkan Pihak-Pihak Terkait

Berita Golkar - Omnibus Law Cipta Kerja masih jadi sorotan para wakil rakyat di Senayan. Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin menyebut, draf Omnibus Law Cipta Kerja saat ini belum masuk ke tahap pembahasan.

"Belum. Belum kita bahas kan. Posisinya kan kita belum bahas. Kita baru terima naskah akademis sama supres, terus draf RUU-nya," kata Azis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Menurut Azis, sesuai mekanisme draf Omnibus Law Cipta Kerja pasca-diterima pimpinan DPR, nantinya akan diserahkan kepada Sekjen DPR untuk diregistrasi.

Baca Juga: Usai 14 Hari Observasi Virus Corona, Darul Siska Pulangkan Dua Mahasiswa Ke Kampungnya

Setelah itu, Sekjen DPR bakal mengagendakan rapat pimpinan untuk kemudian dibawa ke Badan Musyawarah (Bamus). Di Bamus itulah akan ada keputusan draf Omnibus Law Cipta Kerja akan dibahas melalui Badan Legislasi (Baleg) atau Panitia Khusus (Pansus).

Azis menuturkan, berdasarkan pandangannya, Omnibus Law Cipta Kerja lebih baik dibahas melalui Baleg. Karena kapasitas dan kontennya bisa dibahas secara komprehensif.

"Tapi kecondongannya saya lebih condong ke Baleg. Karena kapasitas dan kontennya bisa dibahas secara komprehensif. Walaupun mekanisme Baleg itu harmonisasi dan sinkronisasi terhadap suatu Undang-undang," ulasnya.

Baca Juga: Bamsoet Nilai Pokok-Pokok Haluan Negara Penting Keniscayaan Masa Depan Bangsa

Politikus Partai Golkar ini menegaskan, pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja akan dilakukan transparan dan melibatkan pihak-pihak terkait.

"Ya, kalau kita setiap Undang-undang akan kita libatkan. Enggak ada Undang-undang yang enggak melibatkan unsur elemen intelektual, unsur elemen mahasiswa, elemen masyarakat pasti kita libatkan," kata dia. {nasional.okezone.com}

fokus berita : #Azis Syamsuddin