21 Mei 2020

Berita Golkar - Kondisi perekonomian yang masih tidak menentu akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan berpotensi semakin menyengsarakan rakyat. Oleh karena itu layak diapresiasi percepatan realisasi program Kartu Prakerja oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Program ini meluncur lewat Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Prakerja. Program ini menunjukkan komitmen tinggi Jokowi, sekaligus bentuk kepeduliannya yang luar biasa terhadap masyarakat.

Anggota Komisi I DPR-RI, Christina Aryani, mengemukakan hal itu, Kamis (21/5/2020). "Pemerintah sudah mencoba berbuat maksimal dalam melaksanakan Program Kartu Prakerja itu," jelas Christina Aryani.

Baca Juga: Ringankan Beban Masyarakat di Dapil Jatim III, Yahya Zaini Bagikan Ribuan Paket Sembako

Christina yang juga Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, menyatakan optimismenya Program Kartu Prakerja mampu menolong rakyat yang saat ini terimbas kehidupan ekonominya dari pandemi Covid-19.

“Kami di DPP Partai Golkar mengapresiasi Program Kartu Prakerja yang dikomandoi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto," sebut Christina Aryani. 

"Program Kartu Prakerja pemerintahan Joko Widodo ini bukti bahwa Pemerintah bukan saja memberikan ‘ikan-nya’ untuk membantu rakyat, tetapi juga sekaligus memberikan ‘kail-nya’ untuk membantu dalam mencari dan memulihkan kondisi ekonomi rakyat dalam situasi pandemi Covid-19," papar Christina Aryani.

Baca Juga: Tetty Paruntu Minta Pemerintah Pusat Evaluasi Penyaluran BLT Dana Desa, Ini Alasannya

Terbukti, sudah ada beberapa usaha skala mikro yang bermunculan dari program ini dalam beberapa pekan terakhir. “Ini menunjukkan program ini sudah menunjukkan hasilnya, meski belum masif,” tambah Christina.

Bahkan saat ini masyarakat yang berminat mengikuti program ini jumlahnya sudah mencapai jutaan. “Beberapa gelombang pendaftaran terlihat sudah berjalan dan dimanfaatkan oleh penerima program ini,” ucap Christina.

Kendati demikian politisi Golkar ini tetap meminta Pemerintah memastikan percepatan pelaksanaan program tersebut sesuai dengan tujuannya melalui sistem monitoring, termasuk juga mengamankan kemungkinan adanya “celah-celah” yang dapat dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk berspekulasi di lapangan guna meraih keuntungan pribadi.

Baca Juga: Wenny Haryanto Salurkan Ribuan Paket Sembako Untuk Masyarakat Kota Depok dan Bekasi

Situasi sulit yang tengah dihadapi ini tidak bisa hanya diselesaikan oleh Pemerintah, partai politik, maupun institusi swasta. Semua pihak perlu turun tangan secara bersama-sama.

"Jadi jangan hanya menghujat saja, mari pikirkan bersama bagaimana program ini mampu membantu masyarakat keluar dari kesulitan pandemi Covid-19, " pungkas Christina.

Program Kartu Prakerja sendiri adalah bantuan biaya pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi kerja dengan sasaran penerima berusia 18 tahun ke atas dan sedang tidak sekolah/kuliah. Bantuan ini hanya akan diberikan sekali seumur hidup untuk peserta.

Baca Juga: Bupati Juliyatmono Izinkan Warga Karanganyar Shalat Idul Fitri di Masjid Atau Lapangan

Kartu Prakerja bertujuan untuk mengembangkan kompetensi, meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja. Awalnya, program diprioritaskan untuk pengangguran muda. Namun merespon COVID-19, program diprioritaskan juga bagi pekerja dan pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak.

Orang yang sudah bekerja, karyawan dan korban PHK juga boleh mendaftar program Kartu Prakerja. Namun, prioritas tetap diberikan pada pengangguran muda dan pekerja maupun pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak COVID-19. {www.tribunnews.com}

fokus berita : #Christina Aryani


Kategori Berita Golkar Lainnya