27 Agustus 2020

Taufan Pawe Tunjuk Srikandi Tangguh Andi Ina Kartika Sari Jadi Ketua Harian Golkar Sulsel

Berita Golkar - Taufan Pawe belum sebulan jadi Ketua definitif DPD I Golkar Sulsel. Namun Wali Kota Parepare ini sudah digoyang kader muda Partai Golkar Sulsel. Potret Taufan Pawe di Kantor DPD I Golkar Sulsel Jl Amanagappa dicoret-coret kader AMPG, Rabu (26/8/2020).

Taufan Pawe digoyang karena dianggap belum menyusun pengurus DPD Golkar Sulsel. Padahal versi Taufan Pawe, pengurus baru sudah disusun dans ekarang di meja Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto. Namun bukan Taufan Pawe namanya jika keder.

Wali Kota berlatar belakang pengacara ini kukuh dengan putusannya. Di kepengurusan baru Golkar Sulsel setelah era Nurdin Halid, Taufan Pawe memilih politisi perempuan sebagai Ketua Harian; Andi Ina Kartika Sari.

Baca Juga: Dua Srikandi Golkar Ini Panaskan Suasana Jelang Musda Kota Gorontalo

Sementara tiga formatur; Abdillah Natsir, Farouk M Betta, dan Imran Tenritata Amin Syam memilih Arfandy Idris sebagai Ketua Harian Golkar Sulsel. Versi Taufan Pawe, Ina Kartika Sari akan menangani teknis kepengurusan sehari-hari. Mengingat Taufan Pawe lebih banyak di Kota Parepare menghabiskan jabatan sebagai pemimpin.

Ina Kartika Sari bukan wanita sembarangan. Buktinya sekarang dia menjabat Ketua DPRD Sulsel. Dirangkum tribun-timur.com, berikut fakta-fakta tentang Andi Ina Kartika Sari:

1. Putri Srikandi Golkar

Andi Ina Kartika Sari mengalir di darahnya darah Partai Golkar. Ibu kandungnya, Andi Tja Tjambolang adalah politisi senior Golkar Sulsel. Di Sulsel, Tja Tjambolang adalah srikandi berpengaruh sejak era orde baru. Ina lahir di Makassar 7 Mei 1975.

Baca Juga: AMPG Segel Sekretariat Golkar Sulsel, Ini Tuntutannya

2. Nikah Usia 28 Tahun

Andi Ina Kartika Sari menikah di usia 28 tahun. Sekarang hidup bahagia dengan suaminya Muhammad Yulianto Badwi. Suaminya adalah cinta pertamanya di bangku SMP. Sempat putus-nyambung, keduanya kemudian benar-benar mengikat janji setia.

Andi Tja Tjambolang orangtuanya berpesan, boleh nikah kalau sudah punya pegangan. Itu kemudian mendorong suami Ina bekerja keras. "Saya memilih dia (suami) karena jatuh bangunnya untuk mendapatkan saya," kata Ina.

3. Profesi Notaris Ditinggalkan demi Perjuangkan Rakyat

Sejatinya, Ina Kartika Sari adalah perempuan mapan. Sebelum jadi anggota dewan, Ina Kartika Sari berprofesi notaris. Kantor Notaris Ina Kartika Sari SH berlokasi di Jl Pelita Raya Tengah Blok A3 No.7.

Baca Juga: Cara Fadel Muhammad Lindungi Petani, Mulai Ekspor Jagung Hingga Anti Impor Garam

Bisnis ini mampu bersaing dengan bisnis lainnya yang serupa pada area kota Makassar kerena selalu mengutamakan pelayanan yang baik dan nyaman bagi pelanggannya.

4. 3 Periode di DPRD Sulsel

Pemilu 2019 adalah periode ketiga Andi Ina Kartika Sari jadi wakil rakyat di parlemen. Ia sudah tergolong senior di parlemen Sulsel. Periode pertamanya 2009-2014 Periode 2014-2019, Andi Ina Kartika Sari gagal lolos ke parlemen.

Namun ia melenggang ke parlemen sebagai legislator Pengganti Antarwaktu (PAW) menggantikan Pangerang Rahim yang maju Pilwali Parepare 2018 silam. {makassar.tribunnews}

fokus berita : #Taufan Pawe #Andi Ina Kartika Sari