04 September 2021

Gandeng BPPT, Ridwan Hisjam Serahkan 500 Bibit Lada dan 10 Alat Hidroponik Untuk Petani Kota Malang

Berita Golkar - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang kini sudah dilebur dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar kegiatan Bakti Inovasi Teknologi di Kota Malang yang menyasar kepada para kelompok tani.

Dengan mengundang Anggota Komisi VII DPR Ridwan Hisjam kegiatan Bakti Inovasi Teknologi Perbanyakan Tanaman Ex Vitro dan Budidaya Tanaman Hidroponik ini diadakan di Hotel Savana, Kota Malang, Sabtu (4/9/2021).

Ridwan menyatakan dukungannya terhadap BPPT yang mengadakan program bakti inovasi dalam rangka memajukan para petani di Kota Malang. Bakti inovasi ini kata Ridwan sudah sesuai dengan arah BPPT yang kini dilebur dalam wadah BRIN.

Baca Juga: Ganjar Razuni: Pancasila Akar Ideologi Partai Golkar

“Jadi kenapa temanya Bakti Inovasi, karena memang BPPT sekarang menyatu dengan BRIN. Ini sangat tepat, ke depan BRIN memang harus banyak melakukan inovasi dalam melakukan riset yang secara riel dibutuhkan masyarakat,” ujar Ridwan di Malang.

Menurut Ridwan, BRIN memang sengaja dibuat untuk mencipatkan inovasi dari riset yang sesuai kebutuhan masyarakat. Ini sangat berbeda dengan Ristek atau ristek dan teknologi yang lebih mengarah kepada perguruan tinggi, dan mengedepankan teori-teori.

“Nah kalau BRIN ini programnya harus mengena langsung kepada masyarakat. Nanti setelah struktur organisasinya selesai. BRIN ini juga akan dibentuk sampai tingkat daerah atau BRIDA yang ada di 34 provinsi dan 514 kabupaten dan kota di Indonesia,” terang Ridwan.

Baca Juga: SOKSI Riau Siap Menangkan Golkar di Bumi Lancang Kuning Pada Pemilu 2024

Lebih lanjut anggota DPR dari Dapil Malang Raya ini mengatakan, bahwa ke depan BRIN menjadi lembaga yang sangat penting dan menentukan dalam mendukung program-program pembangunan nasional. “Karena pembanguna pasti butuh riset dan inovasi, nah itu gudangnya ada di BRIN,” jelasnya.

Politisi senior Partai Golkar ini mengatakan, ke depan riset dan inovasi ini harus menggunakan teknologi. Bahkan sekarangpun sudah dilakukan oleh masyarakat. Ia berharap BRIN harus punya lompatan-lompatan dalam bidang inovasi teknologi.

“Apalagi di tengah pandemi ini kan dimana banyak aktivitas ekonomi kita berhenti karena PSBB atau PPKM. Maka masyarakat pun secara mandiri berusaha mencari celah dan berinovasi dengan memaksimalkan peran teknologi dalam menjalankan usahanya. Nah ini ke depan pemerintah harus lebih banyak hadir melalui BRIN ini,” jelasnya.

Baca Juga: Nurul Arifin Minta Kader Golkar Papua Barat Pintar Mainkan dan Olah Isu Strategis di Medsos

Adapun bantuan BPPT dalam program inovasi ini yakni berupa bibit lada sebanyak 500 untuk para petani, dan alat mesin pertanian (alsintan) berupa 10 alat hidroponik. Pemberian hadiah itu juga turut dihadiri oleh Ketua KNPI Jawa Timur Achmad Fajar Ridwan Hisjam dan anggota DPRD Kota Malang Suryadi dari Fraksi Golkar.

Diketahui sebanyak empat lembaga pemerintah non kementerian (LPNK) dan unit penelitian dan pengembangan dari kementerian/lembaga lain telah diintegrasikan ke dalam struktur organisasi BRIN.

Keempat LPNK itu yakni LIPI, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan). Selain itu, sebanyak 44 unit penelitian dan pengembangan dari kementerian/lembaga lain juga dialihkan ke BRIN. {obsessionnews}

fokus berita : #Ridwan Hisjam