09 Januari 2022

Survei Indikator: Elektabilitas Golkar di Bawah PDIP Dan Gerindra Dengan 10,4 Persen

Berita Golkar - PDI Perjuangan menempati posisi tertinggi sebagai partai yang paling banyak dipilih jika pemilihan legislatif digelar hari ini. Menyusul selanjutnya Partai Gerindra di urutan kedua, dan Partai Golkar di urutan ketiga. Hal ini menjadi temuan survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis Minggu (9/1/2022).

"PDI-P masih di peringkat pertama, Gerindra di peringkat kedua dengan Golkar selisihnya tidak signifikan," kata Direktur Eksekutif Indikator, Burhanudin Muhtadi, dalam konferensi pers daring, Minggu.

Dari 17 partai, hanya PDI-P yang mendapatkan suara melebihi 20 persen. Partai pimpinan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri itu mendapat 26,4 persen suara. Lalu, perolehan Partai Gerindra mencapai 11,1 persen, dan Golkar 10,4 persen.

Baca Juga: Apresiasi PSBL Juara Liga 3 Aceh, Ilham Pangestu: Prestasi Yang Bikin Bangga Masyarakat Langsa

Di urutan keempat ada Partai Demokrat dengan perolehan 8,7 persen suara, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 6,8 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 5,3 persen, dan Partai Nasdem 4,0 persen.

Di urutan ke-8 ada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) demgan perolehan suara 4 persen, lalu Partai Amanat Nasional (PAN) 2,5 persen suara, dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dengan 2,0 persen suara.

Sisanya, perolehan suara partai di bawah satu persen yakni Partai Persatuan Pembangunan (PBB) sebesar 0,6 persen, Partai Hanura 0,5 persen, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebesar 0,4 persen. Lalu Partai Ummat Partai Berkarya dan Partai Gelora masing-masing 0,1 persen.

Baca Juga: AMPG Babel Atur Strategi Pemenangan Pemilu 2024, Bambang Patijaya: Garda Terdepan Raup Suara Milenial

Sementara, yang mendapat 0 persen yakni Partai Garuda dan Partai Keadilan Persatuan (PKP). Adapun survei digelar selama 6-11 Desember 2021. Survei melibatkan 2.020 responden yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Menggunakan metode wawancara tatap muka, survei ini memiliki margin of error sebesar 2,9 persen. {nasional.kompas}

fokus berita : #Burhanudin Muhtadi