04 Juli 2017

Begini Aksi Alex Noerdin Gilas Ribuan Botol Miras Dengan Alat Berat

Berita Golkar - Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH mengendarai sendiri alat berat jenis Stum. Tak tanggung-tanggung penumpangnya adalah Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto MSi.  Aksi dua orang nomor satu di Pemerintahan dan Kepolisian Sumsel itu terlihat di Markas Komando Brimob Kompi A Talangkelapa Palembang, Selasa (4/7/2017). 

Aksi ini bukan settingan tetapi benar-benar terjadi karena kedua pejabat Sumsel ini sedang melakukan pemusnahan barang bukti tindakan kejahatan dan penyakit masyarakat seperti Miras, Narkoba, petasan dan senjata api rakitan.

Berdasarkan data sebanyak 27.337 botol minuman keras (miras), hasil dari Operasi Ramadaniya dimusnahkan di Kompi A Mako Brimob Talang Kelapa.

Pemusnahan itu dipimpin oleh langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto MSi dan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.

Tak hanya miras, yang dimusnakan, tetapi barang bukti lainnya, seperti petasan sebanyak 25.262 buah, minuman tuak sebanyak 1.888 liter. Lalu senpi 81 pucuk dan laras pendek 40 pucuk, sajam 125 bilah.

Serta narkoba jenis sabu sebanyak 7 kg, ditambah 26 ribu butir ekstasi dan ganja 21 kilogram, dari narkoba 381 kasus dengan 578 orang tersangka, turut dimusnahkan dan digelar.

Pemusnahan itu sendiri dilakukan Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi MAryoto dan Gubernur Alex Noerdin serta tamu undangan dengan cara memusnahkan miras (dihancurkan-red) dengan alat berat beralas aspal jalan dan senjata api dipotong-potong mengunakan gergaji mesin, sedangkan petasan diledakan dalam tong.Salah satu tanggapan tokoh masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini, yakni Hj Aryadi selaku pengelola pasar, mengatakan pihaknya sangat berterima kasih dengan adanya operasi ramadaniya tersebut.

Operasi ini tentunya memberantas penjual-penjual miras dan petasan, yang sangat meresahkan di kota Palembang.

"Ya harus dibasmi, Miras dan petasan dihabisi sampai pabriknya, kami juga minta tutup pabriknya jika ada di Palembang. Kalau lagi sholat kayak di suriah atau Irak suara petasan dimana-mana. Sangat terganggu suara petasan itu" ungkapnya.

Sedangkan, Kapolda Sumsel, sendiri mengatakan pihaknya akan melakukan pemberantasan serta memerangi tindak kriminal, seperti narkoba dan lain-lainnya.

Namun tidak pada tingkat pedagang kecil semata, kurir saja, tentunya pabrik, penjual dan bandarnya akan kita tangkap, dan berikan tindakan tegas.

"Kita tidak memberantas pedagang kecil-kecilnya saja, karena mereka akan rugi. Tetapi langsung distributor, karena dari sinilah barang beredar, " tegasnya.

Sementara, Gubernur Sumsel Alex Noerdin pada kesempatan itu mengatakan kerja kepolisian sangat diperlukan masyarakat, sehingga merasa nyaman selama arus mudik ataupun keamanan dari tindak kejahatan lainnya.

"Bukan jumlah pemusnahan yang dipersoalkan, tapi makna dari pemusnahan barang bukti ini, sebagai tolak ukur untuk kedepan terus memberantas berbagai penyakit dan kejahatan,"katanya. [tribunnews]

fokus berita : #Alex Noerdin