05 Desember 2022

Cepat Tanggap! Sarmuji Pimpin Golkar Jatim Buka Posko Bencana Erupsi Semeru di Lumajang

Berita Golkar - Partai Golkar membuka posko kemanusiaan di kabupaten Lumajang untuk membantu masyarakat terdampak erupsi gunung Semeru.

Ketua Golkar Jawa Timur Muhammad Sarmuji mengatakan pihaknya sudah meminta pengurus Golkar kabupaten Lumajang untuk segera mungkin membuka posko tersebut.

“Selain membuka posko, saya sudah perintahkan untuk mendata apa saja yang diperlukan warga jika dilakukan evakuasi dan pengungsian massal bagi warga terdampak erupsi,” jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (5/12/2022).

Baca Juga: Gandeng BRIN, Gandung Pardiman Gelar Pelatihan Pengolahan Tepung Pisang Untuk UMKM

Wakil ketua Komisi VI DPR RI ini mengatakan setelah dilakukan pendataan, maka pihaknya segera mengirimkan bantuan untuk masyarakat terdampak erupsi tersebut.” Secepatnya Golkar Jawa Timur dan jajaran mengirimkan bantuan ke sana,” jelasnya.

Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali mengalami erupsi, Minggu (4/12). Erupsi kali ini juga bertepatan dengan satu tahun sejak terjadi bencara erupsi Semeru 4 Desember 2021. Awan panas guguran (APG) meluncur dari puncak kawah jonggring saloko sejauh tujuh kilometer ke arah tenggara dan selatan.

“APG yang turun ber-amak (amplitudo maksimal) 35 mm dan masih berlangsung,” tulis Mukdas Sofian dalam rilis resmi PVMBG.

Erupsi juga meluncurkan kolom abu berwarna kelabu dari puncak kawah dengan intensitas sedang hingga tebal setinggi 1,5 kilometer dari puncak kawah pukul 02.56. Secara kegempaan, seismograf mencatat terjadi delapan kali gempa letusan dengan amplitudo 18-22 mm dengan durasi 65-120 detik.

Baca Juga: Christina Aryani Desak Laksamana Yudo Margono Tuntaskan Kasus Pidana Oknum TNI

PVMBG mengimbau warga tidak beraktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak. “Di luar jarak itu, masyarakat diminta tidak beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak,” tutupnya. (sumber

 

fokus berita : #M Sarmuji