11 Januari 2018

Berita Golkar - Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR memandang langkah pemerintah dalam renegosiasi kontrak dengan Freeport sudah sangat tepat dan sesuai keinginan masyarakat. Karena itu, Golkar siap mengawal proses renegosiasi itu sampai selesai dan tercapai sesuai tujuan.

"Kami mendukung kebijakan Pemerintah. Kami akan mengawal sampai proses renegosiasi selesai, sesuai arahan Presiden Jokowi," ujar Anggota FPG DPR Dito Ganinduto di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/1/18). Renegosiasi dengan Freeport meliputi empat hal, yaitu divestasi saham sebesar 51 persen, pembangunan pabrik pemurnian konsentrat atau yang dikenal smelter, penaikan pajak, dan peningkatan iklim investasi. 

Proses renegosiasi berjalan agak alot. Namun, Dito yakin, dengn keteguhan dan ketegasan Presiden Jokowi, negosiasi akan sesuai harapan. "Kita mempercayakan kepada pemerintah, dalam hal ini Presiden Jokowi sudah berniat sangat baik, yaitu divestasi saham sebesar 51 persen. Sekarang, pemerintah sudah melaksanakan renegosiasi itu sesuai arahan Presiden Jokowi. Kami meyakini, ini akan selesai di awal tahun ini," ucap anggota Komisi VII DPR ini.

Untuk kementerian-kementerian terkait dengan renegosiasi itu, Dito meminta tetap konsisten dan memegang teguh arahan Jokowi. Selain itu, kementerian terkait juga harus bekerja cepat sehingga Freeport bisa kembali beroperasi dan melanjutkan proyeknya. "Jika proyeknya berjalan, tentu akan menambah pendapatan pendapat negara, tandasnya.

Sebelumnya, saat menghadiri Rakornas 2018 Bara JP di Rote Ndao, Senin lalu, Jokowi menegaskan Pemerintah tidak akan menyerah dalam divestasi Freeport sebesar 51 persen. Meski negosiasi berjalan alot, Pemerintah tidak akan mundur. "Sudah tiga tahun enggak rampung, alot banget. Enggak apa-apa alot, asalkan jangan mau kalah. Masak dapat 9,3 persen diam saja. Saya sudah perintahkan minimal 51 persen," tegas Presiden.

Jokowi tak memerinci target penyelesaian negosiasi itu, ia hanya berjanji akan mengumumkannya bila seluruh proses sudah rampung. Yang pasti, Pemerintah tidak akan menyerah hingga memperoleh porsi saham yang lebih besar di Freeport. "Freeport lagi diurus. Kita ingin saham kita lebih besar. Nanti, kalau sudah rampung, saya akan jelaskan," kata Jokowi. [rmol]

fokus berita : #Dito Ganinduto


Kategori Berita Golkar Lainnya