10 Juni 2019

Berita Golkar - Dewan Pertimbangan Partai Golkar Bali, Dr Ida Tjokorda Pemecutan XI, angkat bicara terkait kisruh diberangusnya 6 Ketua DPD II Golkar Kabupaten oleh Plt Ketua DPD I Golkar Bali, Gede Sumarjaya Linggih alias Demer. Tjok Pemecutan meminta Demer tinggalkan kursi DPR RI, agar bisa fokus urus partai jika memang berambisi jadi Ketua DPD I Golkar Bali.

Baca Juga: Dilengserkan Demer, 6 Ketua DPD II Golkar se-Bali Melawan

Tjok Pemecutan menyebutkan, kader Beringin sudah bisa membaca apa target utama Demer di balik melengserkan paksa Ketua DPD II Golkar Badung I Wayan Muntra, Ketua DPD II Golkar Bangli I Wayan Gunawan, Ketua DPD II Golkar Tabanan I Ketut Arya Budi Giri, Plt Ketua DPD II Golkar Buleleng I Made Adi Djaya, dan Ketua DPD II Golkar Karangasem I Made Sukerana. Mereka dibabat demi mewujudkan ambisi Demer menjadi Ketua DPD I Golkar Bali definitif, pasca lengsernya I Ketut Sudikerta yang terseret kasus dugaan penipuan jual beli tanah sebesar Rp 150 miliar.

Jika memang ambisinya merebut kursi Ketua DPD I Golkar Bali, menurut Tjok Pemecutan, sebaiknya Demer tinggalkan kursi DPR RI Dapil Bali. Alasannya, biar Demer nantinya bisa fokus mengurus partai selaku Ketua DPD I Golkar Bali. “Dia sekarang berkuasa. Tapi, Si Linggih (Demer) kalau nanti menjadi Ketua DPD I Golkar Bali, ya tanggalkan dulu jabatan DPR RI,” ujar Tjok Pemecutan di Denpasar, Senin (10/6).

Tjok Pemecutan sangat menyayangkan jurus brutal yang dilakukan Demer demi memenuhi ambisinya ini. “Boleh saja Si Linggih mau merebut kursi Ke-tua DPD I Golkar Bali. Tapi, caranya harus lebih elegan. Bikinlah Golkar jadi solid, jangan pecah-pecah begini. Kalau ibarat naik motor, ini namanya bes ngencot (terlalu kenceng),”

Menurut Tjok Pemecutan, jurus main berangus ala Demer ini terlalu mencolok. “Ini terlalu mencolok, kelihatan sekali. Janganlah begitu, main hantam kromo namanya. Memang sih ada eranya dalam politik. Setiap orang ada zamannya, setiap zaman ada orangnya. Tapi, kalau membuat Golkar semakin kerdil, saya tidak setuju, siapa pun saya hadapi,” tandas panglingsir Puri Pemecutan, Denpasar Barat yang mantan Ketua DPRD Badung di era Orde Baru ini.

Tjok Pemecutan juga mengingatkan supaya Golkar Bali di bawah kendali Demer jangan menggandeng gerbong yang tak jelas. Tjok Pemecutan sarankan Golkar merekrut kader-kader seperti pola lama, yakni gaet anak-anak pensiunan aparatur negara dan putra-putri purnawirawan TNI/Polri. “Karena setahu saya, TNI/Polri yang mendirikan Golkar. Janganlah ngajak kader tak jelas,” sindirnya.

Demer sendiri sebelumnya melengserkan 6 Ketua DPD II Golkar Kabuten dan menggantinya dengan pejabat Pelaksana Tugas (Plt), atas alasan yang berbeda-beda. Wayan Muntra dilengserkan dari jabatan Ketua DPD II Golkar Badung dengan alasan melarang kader Kosgoro menghadiri Musda Kosgoro 1957 Bali yang dihadiri Ketua Umum Kosgoro, Agung Laksono.

Sedangkan Wayan Gunawan diberangus dari jabatan Ketua DPD II Golkar Bangli dengan dalih melakukan pelanggaran berat, lantaran pernah menggebrak meja dalam rapat di Kantor DPD I Golkar Bali, Jalan Surapati 9 Denpasar yang dipimpin Demer. Sementara Ketut Arya Budi Giri diberangus dari jabatan Ketua DPD II Golkar Tabanan, karena alasan mengundurkan diri.

Sebaliknya, Wayan Suardika dilengserkan dari jabatan Ketua DPD II Golkar Jembrana dengan dalih usulan 2/3 Pengurus Kecamatan (PK) Golkar se-Jembrana. Demikian pula Made Sukerana diberangus dari kursi Ketua DPD II Golkar Karangasem atas dalih usulan 2/3 PK Golkar se-Karangasem.

Sementara itu, para caleg terpilih semua level dari Golkar hasil Pileg 2019 dikumpulkan di Kantor DPD I Golkar Bali, Jalan Surapati 9 Denpasar, Minggu (9/6) malam. Mereka dikumpulkan Demer selaku Plt Ketua DPD I Golkar Bali untuk konsolidasi dan sekaligus sosialisasi atas pergantian 6 Ketua DPD II Golkar Kabupaten. Dalam rapat tertutup malam itu, Demer secara langsung mensosialisasikan keputusan mengganti 6 Ketua DPD II Golkar Kabupaten.

Menurut Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPD I Golkar Bali, Komang Suarsana alias Kos, dalam rapat yang melibatkan para caleg terpilih malam itu, disosialisasikan pula kronologis konsolidasi mulai dari penunjukan Plt Ketua DPD I Golkar Bali sampai penunjukan 6 Plt Ketua DPD II Golkar Kabupaten. “Tidak ada yang spesial, intinya sosialisasi keputusan tentang 6 Plt Ketua DPD II Golkar. Juga dibeber kronologis penunjukan Plt Ketua DPD I Golkar Bali,” ujar Kos seusai rapat malam itu.

Baca Juga: Dicopot Demer, Ketua Golkar Tabanan Tempuh Jalur Mahkamah Partai

Sementara, Demer mengatakan pihaknya juga memberikan pengarahan kepada caleg terpilih semua level. “Kita juga kasi pengarahan kepada caleg yang akan bertugas di legislatif. Kita berikan pembekalan ketika nanti mereka duduk di lembaga Dewan,” jelas Demer. Menurut Demer, saat ini Golkar solid dalam penataan organisasi. Para Plt Ketua DPD II Golkar yang sudah ditetapkan secepatnya akan melakukan konsolidasi. [nusabali]

fokus berita : #Demer


Kategori Berita Golkar Lainnya