Nurul Arifin Soroti Kesiapan Lanud Husein Sastranegara Jelang Reaktivasi Jadi Bandara Komersial Lagi

Berita Golkar – Komisi I DPR RI membawa sejumlah masukan dari kunjungan kerja spesifik ke Lanud Husein Sastranegara, Bandung, pada Jumat (28/8/2026). Hal ini menyangkut pengaktifan kembali bandara tersebut menjadi bandara komersial. Pembukaan kembali rute komersil di bandara Husein Sastranegara diharapkan dapat memacu perekonomian masyarakat Bandung dan sekitarnya, serta memperkuat sistem pertahanan udara nasional.

Sejumlah masukan itu dibawa Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin ke rapat kerja bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan jajaran TNI pada Senin (31/8/2026). Dalam rapat tersebut, kebutuhan peralatan yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan penerbangan menjadi salah satu perhatian utama.

“Saya sampaikan mengenai sejumlah peralatan yang perlu dilengkapi. Hal itu penting untuk ditangani karena keterkaitannya dengan keamanan penerbangan,” kata legislator Partai Golkar asal dapil Kota Bandung dan Kota Cimahi itu dalam rapat.

Komisi I, papar Nurul Arifin, mengapresiasi upaya Lanud Husein Sastranegara dalam memperkuat kapabilitas operasi udara dan fasilitas pangkalan, sekaligus mendukung fungsi bandara internasional.

Sejumlah kebutuhan yang menjadi catatan Nurul untuk mendukung pengoperasian pangkalan dan penerbangan secara optimal antara lain penanganan taxiway paralel Alpha, kebutuhan kendaraan patroli pengamanan, peningkatan sarana pemeliharaan dan penanganan pesawat, penyediaan radar cuaca, serta peningkatan kapabilitas personel untuk mendukung pelaksanaan tugas Lanud.

Menurut Nurul, catatan kebutuhan tersebut menjadi penting karena Lanud Husein Sastranegara kini menjalankan fungsi yang bersinggungan langsung dengan aktivitas penerbangan sipil lagi.

“Pengoperasian fasilitas penerbangan sipil di satu sisi membuka peluang bagi aktivitas ekonomi dan konektivitas Bandung, sementara di sisi lain tetap harus berjalan berdampingan dengan fungsi pertahanan dan kesiapan operasi militer di bawah pengawasan Lanud Husein Sastranegara,” tutur Ketua Bidang MPO DPP Partai Golkar ini.

Komandan Lanud Husein Sastranegara, Marsma TNI Md. Irman Fathurrahman, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan para wakil rakyat. Ia menegaskan kehadiran Komisi I DPR RI menjadi momentum berharga membedah secara objektif kondisi pangkalan, sekaligus menjadi bahan penguatan bagi Lanud dalam menjalankan fungsi ganda sebagai basis pertahanan sekaligus pendukung penerbangan sipil.

“Danlanud berharap seluruh masukan dan kesepakatan yang telah disampaikan dalam kunjungan kerja tersebut dapat benar-benar terealisasi, sehingga kemampuan pertahanan udara di wilayah teritorial Husein Sastranegara dapat tercapai dan dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya, seiring dengan optimalisasi fungsi bandara komersial,” kata Irman Fathurrahman

Reaktivasi penerbangan di Husein Sastranegara, lanjut Nurul, tidak hanya menyangkut pembukaan kembali akses penerbangan komersial. “Kesiapan infrastruktur, peralatan keselamatan penerbangan, keamanan pangkalan dan dukungan operasional juga menjadi bagian penting agar fungsi sipil dan militer dapat berjalan secara bersamaan di Bandara Husein Sastranegara,” pungkasnya. []